Story cover for Danu-Artha by zidanzidanzi
Danu-Artha
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Mar 23, 2022
Blurb

Seorang wanita pendosa, dengan segala keburukannya. Bahkan lelaki manapun hanya ingin bersenang-senang dengannya. Tanpa ingin memiliki seorang istri atau pendamping hidup layaknya dia.

Hingga dia bertemu dengan lelaki yang justru bertolak belakang dengannya. Dia, sangat membenci pria itu. Bahkan mengatakan kalau dunia hanya diisi oleh lelaki yang sok suci, itu. Artha ingin mengakhiri hidupnya.

Apakah keduanya berjodoh? Bagaimana jadinya jika seorang pendosa yang harus bersatu dengan orang yang ahli dalam ibadah?
All Rights Reserved
Sign up to add Danu-Artha to your library and receive updates
or
#178hiburan
Content Guidelines
You may also like
Saujana Sandyakala ~ Completed by Alvyadrvyera
39 parts Complete
"Kecil, cengeng, ribet, berisik, penakut lagi,"ucap seorang pria mendengus sebal. Kira-kira begitulah komentar Prawira tentang istrinya. Bukan tentang romansa untuk menggoda. Sayangnya dia mengatakan dengan logika. Begitu risihnya pria itu dengan istrinya. -&- Nilam, gadis muda yang memilih menikah dengan pria dengan perbedaan usia 16 tahun. Banyak orang yang mengatakan dirinya hanya mengejar harta jika adanya perbedaan sejauh itu. Sayangnya pria yang dia nikahi adalah pria sederhana, temperamen dan dingin. Padahal di saat yang sama dia bisa mengubah status kehidupannya begitu bahagia dengan pria seusianya dengan karakter sabar dan lemah lembut. Apalagi secara finansial, jauh lebih baik dari pilihannya. Wira, suami yang dipilih Nilam sama sekali tidak mengandung kelebihan selain cerdas. Pria itu juga tidak romantis apalagi mengerti dengan pola pikirnya. Tapi apa yang dia katakan bukannya pemanis. Karakternya memang temperamen. -&- "Nilam. Pernikahan itu hanya sekali. Dengan menikah kamu menyerahkan seluruh kehidupanmu pada suamimu, sayang. Pria temperamen itu tidak pantas denganmu. Kenapa kamu mencari neraka saat dihadapkan dengan surga?"tanya Ibunya mengusap pelan kepalanya. "Mungkin Nilam terlihat bodoh, Bu. Tapi kalau semuanya berpikir demikian, siapa yang akan bersama dengannya? Nilam ingin menjadi kedamaian baginya saat amarahnya memuncak,"ucap gadis itu tersenyum lebar. -&- "Coba jawab aku, bagaimana aku bisa lupa? Setiap aku melihat diri ku di cermin, aku selalu menatap kedua matanya? Bahkan jika aku mengenal perempuan lain, aku pun melihat dengan kedua matanya. Aku ikhlas. Tapi aku tidak mau durhaka pada istriku karena masih memiliki perempuan lain dalam benakku. Jangan buat aku semakin tenggelam dalam kesalahan, Pram. Jangan kamu pikir aku tidak berusaha untuk membuangnya. Namun apa yang ku dapat? Semakin aku mencoba, perasaan itu semakin tumbuh, Pram,"ucap Wira frustasi. -&- Salam hangat, Aku yang masih mencintainya.
Kita Bercerita Tentang Hari Ini by hikmatiyar
13 parts Complete
( Perjuangan Cinta Seorang Pemuda Yang Ingin Merubah Kehidupan Seorang Wanita ) " Aku tidak peduli dengan masa lalumu, Asalkan engkau tidak bercerita tentang itu kepadaku" Seorang pemuda yang Bernama Muhummad Akbar Jaelani yang akrab dipanggil Akbar ini, dia bekerja sebagai seorang pendidik di suatu sekolah, Akbar mempunyai karakter yang super jutek dan pendian namun dia Ketika sedang bosan, akan bersikap petakilan atau tidak bisa diam, dia hidup dengan sederhana bisa di kata dibawah rata-rata secara perekonomiannya, namun didalam pekerjaannya dia berjumpa dengan sosok Wanita yang membuat dia tergoda, entah Wanita itu seorang ibuatah seorang kakak dari siswa yang sesalu dia antar kesekolah, di satu sisi Akbar tidak berani untuk berjumpa hanya melihat dan memperhatikan dari kejauhan. Namun dengan segala kecerdasannya dia mampu membangun kepercayaan sekolah lebih maju dan sebanding dengan sekolah keren lainnya, namun di satu sisi dia memiliki ayah yang sedang sakit akibat kecelakaan beberapa tahun silam yang membuatnya tidak bisa berjalan dengan normal dan dibantu oleh tongkat saat berjalan, dan suatu ketika orang tua Akbar ini memiliki isu ingin bercerai, disinilah sikap Akbar berubah derastis karena pusing memikirkan kedua orang tuanya yang akrab di panggil ayah dan mama, tidak lama kejadin tersebut Akbar pun mendapatkan kabar duka bahwa sang ayah telah meninggal dunia dan hidupnya pun berubah terbalik 180 derajat bandingkan kehidupannya kemarin. Ketika selang beberapa tahun Wanita yang pernah dia sukai datang kembal kekehidupannya, dan kini dia memberanikan diri untuk bertemu dan mencurahkan isi hatinya namun terhalang kendala bahwa ibunya Akbar tidak menyetujui bahwa hubungan Akbar dengan Wanita tersebut harus perpisah akankah cinta Akbar itu bertahan atau harus kandas bengitu saja,
SEQUEL HAIFA ON PROCESS by ariskakhurnia
65 parts Complete
ADA SEQUEL HAIFA BACA YUK! [TELAH TERSEDIA DI GRAMEDIA DAN TOKO BUKU LAINNYA] BLURB VERSI WATTPAD Di balik buku yang menutupi sebagian wajahnya, Haifa mengamati dalam diam setiap tingkah laku Arvin. Bagaimana laki-laki itu berbicara dan tertawa, semuanya terekam begitu jelas di ingatannya. Tetapi setelahnya, ia segera menundukkan pandangan karena tersadar dari tingkahnya yang salah. Haifa bukan seperti Arvin yang namanya hampir dikenal oleh seluruh penghuni fakultas karena ketampanan dan kecerdasannya, ia hanya seorang perempuan biasa dengan cadarnya yang selalu berusaha membatasi pergaulan dengan lawan jenis. Haifa menyadari jika banyak perempuan yang menyimpan rasa untuk Arvin, perempuan yang mungkin lebih baik dari dirinya. Tetapi, tetap izinkan ia untuk meminjam nama Arvin dalam doa-doanya, meminta agar bisa bersanding bersama dengan laki-laki itu menuju Surga. _____ BLURB VERSI NOVEL Tentang Haifa Saqeenarava, perempuan yang begitu taat pada agama. Semula hidupnya berjalan bagai arus sungai yang tenang karena ia bersemayam di pondok pesantren dan memiliki keluarga yang memahami akidah dan manhaj yang benar. Namun, begitu mengetahui sosok Akbar Arvinio Rajendra, ternyata dunia luar tidak seindah yang selama ini terlintas dalam benaknya. Jika boleh memilih, Haifa tidak ingin merasakan jatuh cinta sebelum waktunya. Ia lebih memilih memantaskan diri untuk seseorang yang memang Allah takdirkan mengisi sela-sela jari tangannya, pada sosok yang akan melengkapi separuh agamanya dan menuntunnya menuju surga. Akan tetapi, jika yang terjadi justru sebaliknya, Haifa harus bagaimana? 📚 Disertai berdasar pada Al-Qur'an dan Sunnah menurut pemahaman Salafush Shalih. TIDAK DIPERKENANKAN MENG-COPAS SEBAGIAN ATAU KESELURUHAN CERITA DALAM BENTUK APA PUN. HAIFA © April 2018 AriskaKhurnia
You may also like
Slide 1 of 9
Saujana Sandyakala ~ Completed cover
Kita Bercerita Tentang Hari Ini cover
Kekasih Halalku | √ cover
The Destiny Of Us ( END ✅️ ) cover
Senja Assyifa [COMPLETED] cover
Takdirku Untukmu (END) cover
SEQUEL HAIFA ON PROCESS cover
Surga Yang Ku Rindukan cover
The 2nd Story  cover

Saujana Sandyakala ~ Completed

39 parts Complete

"Kecil, cengeng, ribet, berisik, penakut lagi,"ucap seorang pria mendengus sebal. Kira-kira begitulah komentar Prawira tentang istrinya. Bukan tentang romansa untuk menggoda. Sayangnya dia mengatakan dengan logika. Begitu risihnya pria itu dengan istrinya. -&- Nilam, gadis muda yang memilih menikah dengan pria dengan perbedaan usia 16 tahun. Banyak orang yang mengatakan dirinya hanya mengejar harta jika adanya perbedaan sejauh itu. Sayangnya pria yang dia nikahi adalah pria sederhana, temperamen dan dingin. Padahal di saat yang sama dia bisa mengubah status kehidupannya begitu bahagia dengan pria seusianya dengan karakter sabar dan lemah lembut. Apalagi secara finansial, jauh lebih baik dari pilihannya. Wira, suami yang dipilih Nilam sama sekali tidak mengandung kelebihan selain cerdas. Pria itu juga tidak romantis apalagi mengerti dengan pola pikirnya. Tapi apa yang dia katakan bukannya pemanis. Karakternya memang temperamen. -&- "Nilam. Pernikahan itu hanya sekali. Dengan menikah kamu menyerahkan seluruh kehidupanmu pada suamimu, sayang. Pria temperamen itu tidak pantas denganmu. Kenapa kamu mencari neraka saat dihadapkan dengan surga?"tanya Ibunya mengusap pelan kepalanya. "Mungkin Nilam terlihat bodoh, Bu. Tapi kalau semuanya berpikir demikian, siapa yang akan bersama dengannya? Nilam ingin menjadi kedamaian baginya saat amarahnya memuncak,"ucap gadis itu tersenyum lebar. -&- "Coba jawab aku, bagaimana aku bisa lupa? Setiap aku melihat diri ku di cermin, aku selalu menatap kedua matanya? Bahkan jika aku mengenal perempuan lain, aku pun melihat dengan kedua matanya. Aku ikhlas. Tapi aku tidak mau durhaka pada istriku karena masih memiliki perempuan lain dalam benakku. Jangan buat aku semakin tenggelam dalam kesalahan, Pram. Jangan kamu pikir aku tidak berusaha untuk membuangnya. Namun apa yang ku dapat? Semakin aku mencoba, perasaan itu semakin tumbuh, Pram,"ucap Wira frustasi. -&- Salam hangat, Aku yang masih mencintainya.