FALSE
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 9, 2022
Prisilia Hendrawan, selalu dibilang beruntung karena memiliki kekasih seperti Dikta. Lelaki pengertian, sabar, bertanggung jawab dan satu lagi jago urusan ranjang. Tapi seperti kata pepatah lama, keberuntungan tidak datang dua kali. Beruntung dalam percintaan, tapi tidak dalam financial. Tuntutan ekonomi akibat keluarga yang berantakan membuatnya memilih jalan pintas, Open BO dengan pria hasil dating apps tanpa sepengetahuan Dikta-kekasihnya. Bukan hanya sekali, tapi beberapa kali dengan orang yang sama. Muda, tampan dan mapan, terlihat lebih menjanjikan. Soal ranjang, DAMN! He is so good. Semua berjalan biasa hingga kesalahan bermain rasa membawanya pada persimpangan. Lalu mana yang dipilih? Dikta yang malang atau pria yang hanya ditemuinya diatas ranjang? Atau malah sebenarnya dia diambang kehancuran.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • R a i n a
  • Target Rasa
  • Dia (Omku) Suamiku (COMPLETED) SEBAGIAN CHAPTERS DIUNPUBLISH YA
  • Bahagia Setelah Cerai (END)
  • MARRIAGEPHOBIA  (DICTATOR BOSS 1st VERSION)
  • Beauty and the Boss
  • Anak Kembar sang Presdir [END]
  • Bukan Pernikahan Impian(TAMAT)

Disclaimer: Unsur dalam cerita tidak di rekomendasikan untuk umur 21 ke bawah. So, bijak lah dalam membaca!! -Synopsis Draven tak pernah berniat mencintai gadis itu-anak dari wanita yang menghancurkan hidupnya bertahun lalu. Tapi ketika Eleanna, bocah tak berdosa yang ia adopsi, tumbuh menjadi versi muda dari sang mantan, segalanya mulai retak. Bukan karena cinta, tapi karena luka yang belum sembuh. Eleanna tak pernah tahu alasan pria itu begitu dingin namun selalu ada. Ia hanya tahu, pelukan Draven adalah rumah. Tapi rumah itu perlahan berubah jadi labirin-penuh tanda tanya, rasa bersalah, dan sesuatu yang menyerupai cinta. dan di saat batas antara kasih dan cinta mulai kabur, Eleanna mendapati dirinya menatap Draven bukan sebagai ayah, tapi sebagai pria. sedangkan Draven, dalam diam, mulai mencintai bukan gadis itu-tapi kenangan yang diam-diam menjelma dalam tubuh Eleanna. mereka terperangkap dalam ruang yang bahkan waktu pun tak bisa pahami. di antara darah yang tak sedarah, cinta yang tak seharusnya tumbuh, dan kebohongan yang terlalu nyaman untuk dipecahkan. sampai akhirnya, mereka sadar: mungkin rasa ini bukan cinta... tapi pelarian yang terlalu indah untuk dihentikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines