Aku, Kamu, dan Nusantara

Aku, Kamu, dan Nusantara

  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 8, 2023
"Laksmi Dewi Larasati, Sang Hyang Dewi mengutusmu untuk pergi ke Nusantara." Laras tiba-tiba berada di lingkungan yang asing, dimana antara tradisional dan modern tercampur rata. Laras diberikan misi oleh Sang Hyang Dewi untuk mencegah perselisihan di keluarga Kerajaan Nusantara. Mampukah Laras melewati misi yang diberikan oleh Sang Hyang? *** SEQUEL "CHANGE THE HISTORY" Semi-formal
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAJASANAGARA [ REVISI ]
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • The Lost Heir Nusantara
  • The Past Keeper : Maliaza Ambaraningdyah
  • Dewi Tara : The Mystical Forest
  • Jejak Waktu Di Batavia
  • KALA : The Eternal Love [Majapahit]
  • Itik Buruk Rupa (TAMAT)
  • menjadi pemimpin wilayah terlarang

Tengah pusaran waktu yang tak kenal ampun, Kenzie Astrid Prameswari, wanita abad ke-21, psikolog berkewarganegaraan Belanda, darah Jawa Tengah yang mengalir deras, turunan Mataram, separuh Majapahit, menelan kepahitan terusir, usir dari sarang pelariannya, luka berputus asmara dengan mantan pacarnya masih membara. Kembali ke Tanah Air, ia tercebur lumpur panas yang mengikatnya, nekat kuat melarikan diri dari bayang-bayang kenangan. Pelarian keduanya membawanya ke Mojokerto, tempat Eyang Soeraja menabur kasih, dua hari beradaptasi dengan irama Jawa Timur, hingga senar-senar hati mulai bergetar. Tembang ladrang mengalun, telinga Kenzie berdenging, suara permohonan maaf yang tak terjawab, harmoni Asmaraloka yang tak tergapai. Terpleset area pemandian, tubuhnya terseret pusaran air, memasuki gerbang Sandyakala, Babad Mahacinta, kisah pahit cinta Senopati dan Hayam Wuruk, Sang Maharaja Sri Rajasanagara Wilwatikta. Namun, jiwa Kenzie telah pergi, meninggalkan labuhan bunga Ayodya, melahirkan jiwa baru yang mengubah lembaran takdir... Indonesia, ranahasmoro. ©(2025-2026) [ Perlu diingat bahwa cerita ini merupakan karya fiksi dan fantasi. Beberapa elemen mungkin tidak sesuai dengan sejarah atau kenyataan. Hak cipta dilindungi. ]

More details
WpActionLinkContent Guidelines