When Tomorrow Won't Come [ ON GOING ]

When Tomorrow Won't Come [ ON GOING ]

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 4, 2022
Kayra, seorang penulis muda yang tengah berada di puncak karirnya, merasa hidupnya sempurna. Novel-novel best-sellernya menginspirasi banyak orang, dan ia memiliki semua yang diinginkan seorang penulis: ketenaran, kekayaan, dan pengakuan. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Di tengah perjalanan karirnya yang gemilang, Kayra didiagnosis mengidap kanker otak stadium 3, sebuah penyakit yang merenggut harapan dan mimpinya. Pada awalnya, Kayra merasa dunia seolah runtuh. Setiap langkah yang ia ambil kini terasa lebih berat, dan setiap detik diisi dengan rasa takut dan kecemasan. Perjalanan kemoterapi yang melelahkan, serta efek samping yang semakin menggerogoti tubuh dan pikirannya, membuat Kayra merasa seperti kehilangan kendali atas hidupnya. Di saat yang paling suram, Kayra bertemu dengan orang-orang yang juga menghadapi ujian berat dalam hidup mereka. "When Tomorrow Won't Come" bukan hanya tentang perjuangan melawan penyakit, tetapi juga tentang menemukan harapan di tempat yang paling tidak terduga, serta belajar untuk melepaskan dan menerima kenyataan. Sebuah kisah tentang hidup, cinta, dan keberanian untuk melangkah meski waktu terasa semakin terbatas. Selamat membaca!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Hati, Dua Generasi
  • Metamorfosa Cinta [Republish]
  • Padamu kupercaya
  • Perihal Waktu
  • TerraCotta (Completed)
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN - TAMAT
  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • Mencintai Dalam Diam
  • Win-Win Solution

Alya 24 tahun, baru seminggu kerja udah kayak juru damai kantor-semua orang ketawa dan ikut happy. Tapi ada satu makhluk Tuhan yang imunnya kebal total sama pesona dia ; Djati Pratama, Team Leader divisi Teknologi Informasi yang berumur 32 tahun, spesialis wajah datar dan kalimat singkat. Tatapannya dingin, auranya kaku, tapi sayangnya... mukanya ganteng ala Om-Om jadinya ngeselin kan? Udahlah cuek, bikin deg-degan pula. Sebagai cewek dengan gelar cumlaude dalem kecentilan, Alya jelas nggak terima dicuekin begitu aja. Mulai dari senyum 37 watt tiap papasan, misi-misi absurd, gombalan yang dibales komentar pedes... semuanya dia lakuin demi liat Jati senyum (atau minimal noleh deh). Masalah beda usia? Yaampun itu mah cuman angka. Generasi boleh beda tapi kalau hatinya udah mulai goyah... siapa tau bisa ketemu di tengah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines