ELANG  (HIATUS)

ELANG (HIATUS)

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 27, 2023
Cerita ini mengisahkan tentang perjuangan cinta seorang Elang Gautama, bagaimana cara dia memperjuangkan gadis yang dia cintai sejak kecil, mempertahankan gadis itu dan menjaganya. Namun nahas, Elang harus menerima keadaan yang sangat menyakitkan, gadis yang dia cintai menghilang entah kemana, hal itu membuat Elang tumbuh menjadi anak yang tidak berperasaan dan kejam. Akankah Elang menemukan kembali cinta nya atau perjuanganya sia-sia saja? . . . "Gue harap lo nggak suka sama gue, Elang" ujar gadis yang berbalut dengan jubah hitam. "Kanapa? Apa alasanya?!" Tanynya dengan lantang di bawah guyuran hujan. "Gue satu-satunya keluarga Kalandra yang masih hidup" gadis itu memegang tangan Elang dengan erat. "Tapi kenapa lo jauhin gue?" Kali ini ucapanya begitu pelan, seakan-akan dirinya sudah rapuh. "Gue akan di sandera, dan orang-orang berhubungan dengan gue juga akan di sandera, Elang" "Gue nggak mau orang yang gue sayang kenapa-napa" memeluk Elang untuk yang terakhir kalinya sebelum dia pergi entah kemana, asalkan dia bisa bertahan hidup tanpa gangguan "Gue akan di sandera oleh keluarga Brawijaya" . . . Rank🥇 #16 in bebas [21 oktober 2022] #10 in pergaulan [15 desember 2022] Start 24 juli 2022 Finish
All Rights Reserved
#54
pergaulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • NALENDRA [END]
  • You're Not Alone (END)
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Gone(✔)🔚
  • ALANA CINDY (PRE-ORDER 2-23 SEPTEMBER)
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • Rapuh
  • AKARA (Ending)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines