Heaviness

Heaviness

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 24, 2022
"Tetaplah kuat meski yang seharusnya menjadi rumah bagimu malah menjadi tempat kericuhan, tetaplah kuat walau yang semestinya mendengarkan malah membuatmu tertekan, tetaplah kuat walau yang semestinya menjadi harap bagimu malah mencekammu. Ucap terimakasih pada dirimu, kamu hebat bisa sampai detik ini masih dengan keceriaan yang sama, terimakasih diri, masih mau mengerti." ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • don't leave daddy CH2 (END)
  • Bumi ; The Hurt
  • Adek Abang || END
  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • ayah, mau kemana? [END]
  • their story
  • AKSARA ( TAMAT )
  • NARARYA || END✔️
  • Isi Kepala
  • ALINOVA

Waktu gak nyembuhin luka, waktu cuma ngajarin kita gimana caranya hidup dengan rasa sakit. __________ __________ __________ __________ "kehadiran mu hanya menjadi malapetaka untuk kehidupan saya!." • "aku juga gak pernah berharap dilahirin dari keluarga sekacau ini." • "kehancuran keluarga ini juga karna kehadiran mu, anak tidak berguna!." • "tolong belajar lebih memahami, jangan buta hanya karna tidak bisa menerima kenyataan." ••• Udah cerita ke tiga aja nih broo, semoga kalian semua pada suka deh. Inget ya ini cuma karangan aku, jadi kalo kalian gasuka boleh skip langsung okee!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines