Terlelap Dengan Hikmat (End)

Terlelap Dengan Hikmat (End)

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 25, 2022
"Kerja yang benar, jangan judi mulu, Pak!" ucap ibuku saat tidak sengaja dua sepatu putihku melintasi ruang kamarnya. Seharusnya perkataan itu tidak begitu menusuk indera pendengaran. Jika saja dinding dengan bahan batu bata, berdiri menghangatkan isi keluarga. Ah, andai saja dapat kusulap menjadi istana megah. Mungkin, suara pertengkaran ini tidak akan pernah sampai pada burung-burung di luaran rumah. Sungguh memalukan bagiku, jika terus saja seperti ini. Sekeras apapun aku mencoba, hanya berandai-andailah yang dapat menenangkan pikiranku. Goresan tinta seakan selalu setia, untuk menunggu waktu mewujudkan kisah-kisah fiksi yang selalu berdebat dalam kalbu.
All Rights Reserved
#142
alterego
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Couple Youtuber
  • Penantian Hujan
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • RAESHA (Revisi)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Bumi ; The Hurt
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)

Cerita ini hanyalah khayalan saya karena saya ngefans dan Baper sama kedekatan Ria Ricis dan Atta halilintar dulu.. saya berharap mereka berjodoh dan hidup bersama pasti seru dan rame karena mereka berdua sama-sama pecicilan dan humoris.

More details
WpActionLinkContent Guidelines