My Only One

My Only One

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 30, 2022
Ini adalah kisah 2 manusia yang sudah halal, dan tantangan selanjutnya adalah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Namun, pernikahan bukan hanya tentang haha-hihi-nya saja, bukan? [WARNING] Typo bertebaran, alur berantakan, tapi aku pengen nasgor.
All Rights Reserved
#49
mira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TITIK AKHIR.
  • ZiAron [END]
  • BarraKilla
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • You Are My Wish || ✔️
  • my story
  • SLICE OF LOVE
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]

"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••

More details
WpActionLinkContent Guidelines