STRANGERS

STRANGERS

  • WpView
    Reads 2,799
  • WpVote
    Votes 1,367
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 20, 2023
"Sekarang, aku mau jalani hidup sesuai takdir aja. Ngga mau berharap lebih sama dunia. Soalnya, udah dibikin jatuh berkali-kali sama ekspetasi sendiri." Rifki melirik sesaat, mencerna kalimat yang tidak pernah ia pikir akan keluar dari mulut Nadila. Si paling menyembunyikan segalanya itu sedang mengungkapkan kalimat penuh makna? Diluar ekspetasi Rifki. Ya, sudah, biarkan saja. Rifki juga sependapat dengan apa yang Nadila ucapkan tadi. "Kamu udah banyak melewati masa-masa sulit?" Nadila mengangguk diiringi senyuman, "Semua orang pasti pernah." Rifki setuju. Mungkin, hanya bayi saja yang tidak akan merasakan apa itu yang namanya masa sulit. Mereka hanya akan paham pada dunianya yang sangat amat polos. Mereka akan merasa sulit jika orang tuanya yang sedang kesulitan, bayi sangat pintar memahami hati orang tuanya. "Selamat, kamu berhasil melewati semua itu," kata Rifki penuh cinta, tetapi terasa menyakitkan bagi Nadila. "Di depan nanti, akan ada banyak hal lagi yang bakal dilalui. Tapi, sekarang kamu lewatinya sama aku, Ngga sendirian."
All Rights Reserved
#107
asing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Xagala
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Di Balik Bayang Asa
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Maina & Maxim
  • Tolong, Pulang
  • Coretan Tangan Naira

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines