Feels Like Pygmalion

Feels Like Pygmalion

  • WpView
    Reads 839
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 5, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Seseorang yang melihat adanya kekurangan dalam diri orang lain ketika ia ingin merasakan cinta. Akhirnya ia pun memutuskan untuk 'menciptakan' sesuatu yang sempurna untuk dicintainya. 'Karyanya' selalu berhasil dan indah, kini ia 'menciptakan' seseorang yang pas untuk dicintainya. Cantik, jelita nan anggun. Ia juga gagal, karena 'ciptaanya' yang satu ini hanyalah sebuah Patung. Tidak dapat hidup dan hanya benda mati. Pygmalion hanya bisa memandang sendu pada patung buatannya yang cantik namun tidak bisa hidup. Ia pun akhirnya berdoa pada sang Dewi untuk membuat patungnya hidup agar mereka hidup bersama. ***** Pygmalion, kisahnya telah tertelan manis selama ratusan tahun lamanya. Dan 'Dia' hanyut dalam kegemarannya sehingga merasakan hal serupa dengan Pygmalion, yaitu mencintai suatu karya buatannya sendiri. Dengan 'ciptaannya yang berbeda'. **** "Hah.." Peluh bercucuran didahi saat ia terbangun dari alam mimpinya. Napasnya terengah, mimpi yang gila dan aneh hingga membuat detak jantungnya menggila tak karuan. Ia pun akhirnya kembali berbaring, menarik selimutnya dan mencoba tidur kembali. Di perbatasan alam mimpi dan alam sadar, dia merasakan usapan lembut pada kepala, tak lama ia juga merasakan sesuatu berbaring dan sepasang tangan yang merengkuh tubuhnya. "Berhenti!" Ia kembali terbangun, menatap sekeliling kamar redup yang tidak ada siapapun selain dirinya dan seekor kucing. Kembali ia berbaring dan mengambil kucingnya untuk disimpan dan dipeluk, ia mencoba kembali melihat dengan pandangan ngantuk pada keadaan kamar miliknya yang tidak terdapat apapun. Setelah orang itu tertidur pulas sembari memeluk kucing, seseorang yang memperhatikannya dalam diam kini mendekat. "Halo kucing manis.." Sapanya pada seekor kucing yang tengah dipeluk. "..dan hallo, kamu sang pemilik manis."
All Rights Reserved
#363
khayalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • Pangeran Kegelapan
  • Puing luka
  • Journey Of Diara -  Beautiful Patience Is Struggle For Jannah -
  • Di Balik Bayang Asa
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]

Di balik diamnya, Elora menyimpan samudra rasa yang tak pernah ia tuntut untuk dibalas. Ia mencintai dalam senyap, menyayangi dalam setia, dan percaya dalam buta. Alaric datang bagai cahaya pertama di pagi yang muram-menghangatkan, menyembuhkan, dan membuatnya percaya bahwa cinta bukan sekadar angan. Namun waktu mengubah segalanya. Alaric, yang dulu berjanji tak akan pergi, perlahan menjauh dalam kebohongan-kebohongan kecil yang tumbuh menjadi luka besar. Janji-janji yang dulu manis, kini hanya jadi abu di telapak tangan Elora-tak bisa digenggam, tak bisa dihapus. Ini bukan sekadar kisah tentang cinta yang retak, tapi tentang hati yang belajar untuk berhenti menggenggam hal-hal yang tak lagi ingin tinggal. Tentang perempuan yang perlahan menjahit kembali dirinya, meski benangnya adalah air mata dan kesepiannya sendiri. "Saat Janji Menjadi Luka" adalah sajak panjang tentang kehilangan, tentang keberanian untuk mencintai, dan tentang bagaimana hancur bukanlah akhir dari segalanya. di bawah langit senja yang perlahan berubah kelam, ada dua hati yang pernah saling menemukan-seperti dua kepingan puzzle yang akhirnya menyatu. jatuh dalam cinta yang tak terencana. dunia mereka begitu indah, penuh tawa, dan janji-janji yang ingin diabadikan. namun, tak semua kisah cinta diciptakan untuk selamanya. di antara kebahagiaan itu, takdir juga menyiapkan perpisahan yang tak mampu mereka hindari. meski cinta mereka begitu dalam, ada hal-hal yang tak bisa dilawan-ego, luka, dan keadaan yang memaksa mereka mengambil jalan masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines