Senjanya Yang Berakhir

Senjanya Yang Berakhir

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 15, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[ ON GOING ] !!cerpen!! Sepenggal cerita kami ada di senja Bandung. Dengan hilangnya senja dan kunjungnya hujan yang tiada henti, sama dengan pudarnya kami di senja tersebut. Cerita yang menguatkan pertemanan kami dengan berbagai cara untuk bisa hanya berteman adalah suatu hal yang tidak mudah kami lakukan. Berbagai rintangan cinta pribadi dan hilangnya komunikasi, membuat semuanya buyar. Sampai akhirnya kami menemukan orang yang kami cintai dan memutuskan untuk pergi satu sama lain.
All Rights Reserved
#182
realstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • 2021 | Hujan di Halaman Asrama [END]
  • Podcast Bian [COMPLETE]
  • Berkisah Untuk Berpisah (On Going)
  • Kesetiaan Zayn [END]
  • Drama di Balik Persahabatan
  • Love Story In Friendship [End]
  • Senandung di Kota Bandung
  • LOSING HALF WARD
  • 𝐒𝐡𝐞 𝐢𝐬 𝐦𝐲 𝐆𝐢𝐫𝐥•| [On going]

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines