Story cover for Among Us by skeymo0x
Among Us
  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Mar 26, 2022
"Maaf, tapi aku gak bisa.."
"Kenapa? Setelah aku berharap besar ke kamu.."

"Sadar! Kita udah gak sama, eysia!"
"Gak! Gak mungkin!"

Hidup atau tidak, kita butuh kesadaran.


。:゚- 23/03/2022
。:゚- 00/00/00


Jangan di copy, nanti saya kasih kopiko.
All Rights Reserved
Sign up to add Among Us to your library and receive updates
or
#5hidupataumati
Content Guidelines
You may also like
METANOIA (REVISI) by Katasenjaaa
21 parts Complete
[SELESAI] BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA Sejak beberapa waktu lalu, Cia merasa hidupnya tidak lagi sama. Pria yang ia kenal sebagai kekasihnya berubah menjadi sosok yang dingin, kasar, dan penuh kebencian. Ia tidak pernah tahu sejak kapan perubahan itu terjadi, yang ia tahu hanyalah rasa sakit yang terus bertambah setiap hari. Dipaksa bertunangan demi uang, dijadikan mesin ATM oleh keluarganya sendiri, dan menjadi sasaran perundungan, Cia bertahan tanpa benar-benar memahami apa kesalahannya. Pria itu membencinya, menunggu kematiannya, namun pada saat yang sama tak pernah benar-benar melepaskannya. Di balik sikap kejam dan identitas yang samar, tersimpan rahasia besar yang perlahan menggerogoti segalanya. Ketika potongan kebenaran mulai muncul, Cia dihadapkan pada pilihan paling berat. Tetap hidup dalam kebohongan, atau menghadapi masa lalu yang selama ini disembunyikan darinya. Sebuah kisah tentang cinta yang berubah tanpa alasan, kebencian yang menyimpan rahasia, dan seorang gadis yang belajar bertahan di dunia yang diam-diam menginginkannya hilang. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Aku membencinya atau setidaknya itu yang selalu kupercaya. Dia hidup di tempat yang seharusnya bukan miliknya, bernapas dengan nama dan masa lalu yang tidak lagi utuh. Setiap tatapannya mengingatkanku pada sesuatu yang hilang, pada kesalahan yang tidak pernah bisa ditebus. Maka aku bersikap kejam. Dingin. Menunggu hari dimana keberadaannya benar-benar menghilang. Namun kebencian adalah kebohongan paling berisik. Semakin lama aku menghancurkannya, semakin jelas bahwa ada sesuatu yang tumbuh di sela-sela amarah itu. Sesuatu yang seharusnya tidak ada. Sesuatu yang tidak boleh kuakui. Karena jika kebenaran itu terungkap, bukan hanya dia yang hancur. Aku juga. Selesai: 18 Maret 2022
You may also like
Slide 1 of 9
LATTE : this is one for you [Completed] cover
METANOIA (REVISI) cover
Let me choose [TERBIT] cover
ZiellZara [ON-GOING] cover
Way Of Life cover
08;Edinburgh of Seven Seas Santorini✓ cover
PENA ASMARA | TAMAT✅ cover
DARENZA [END] cover
My Hope [SELESAI✔] cover

LATTE : this is one for you [Completed]

26 parts Complete

Prolog : 24 April 2020 Epilog : 25 Mei 2020 NO PLAGIARIZED THIS STORY, THINK YOUR OWN IDEA HIGHEST RANK: #1 Hikmah Kehidupan (27/05/2020) #1 Langit Sore (31/08/2020) #2 Sekarang (20/09/2020) #3 Calmboy (27/05/2020) #3 Penikmat Senja (04/09/2020) #4 Latte (12/09/2020) #19 Pahit (12/09/2020) #25 Kopi (12/09/2020) #199 wattpad 2020 (12/09/2020) --------------- Bersifat dingin kepada orang lain, namun sebenarnya memiliki sifat peduli dan perhatian untuk orang terdekat atau tercintanya. Hanya karena satu kejadian saja bisa mengubah hidupnya jadi terasa hampa. Dia sangat merindukan sosok itu tiap hari dan itu menyiksanya. Inilah ceritanya, perjalanan hidupnya. Tak selamanya kita berada diatas, seperti itulah dia dan pernah merasa amat pahitnya kehilangan seseorang dan merindukan seseorang yang telah tiada. Penasaran?? Ceritanya tentang cowok basket pecinta kopi dengan cewek berparas cantik penikmat senja. Seru bukan? Kuyy dibaca. Silahkan vote, comment dan share cerita ini ke teman-teman kalian karena itu sangat berarti untuk saya. Satu lagi, jangan lupa follow @WatverseSquad dan @Nuradilasari09 Kenapa? Karena hal itu masih gratis dan tidak ada masalahnya, bukan? See you in the chapter