MIGUEL (ON GOING)

MIGUEL (ON GOING)

  • WpView
    Reads 134,002
  • WpVote
    Votes 18,553
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 9, 2023
"Saya juga menyukai tangan anda, rasanya, hangat." "Bukankah kita sangat pas Violet? Kau dan aku seharusnya bersama." Violet tersenyum tipis. "Bukankah ukuran tangan kita ini seperti perwakilan semuanya Sir? kita berbeda, saya pun membenci fakta itu Sir." _ "Untuk memilikimu, hal busuk pun akan aku lakukan." "Tidak peduli apapun itu, hanya Violet yang akan menjadi nyonya Gillgan." _ "Miguel milikku, bukan milikmu." "Aku memiliki hatinya, raganya, dan benihnya yang sedang tumbuh dalam rahimku. Aku harap aktris terkenal sepertimu berhenti mengemis cinta pada priaku." _ "Aku ingin memilikimu." _ "Yang setara adalah pemenangnya." "Tidak ada yang tidak bisa aku miliki, semuanya harus sesuai keinginanku."
All Rights Reserved
#105
romantis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Someday
  • Jebakan Cinta si Bucin (COMPLETED) ✓
  • VIOLET (REPUBLISH)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • The Baby Boss With Hot Bodyguard #BOOK1
  • Ruined Bitch
  • SELAKSA CINTA
  • SOLITUDES
  • Pregnant with Rebel Prince
  • Lelaki Bayaran [END]
Someday

[SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] Samantha menjalani hidupnya bagai di negeri dongeng. Ia menikah dengan teman sekolahnya, William, dan hidup bahagia meski tidak dikaruniai anak. Dunianya serasa runtuh saat sang suami divonis mengidap kanker mematikan, yang mengharuskan William untuk segera memperoleh keturunan sebelum terlambat. William tak mampu. Dan hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. "Apa yang kamu minta dariku, adalah mustahil." Bisik Samantha ketakutan. "Sam...hanya ini satu-satunya cara. Wasiat Ayahku sudah jelas. Perusahaan yang ia tinggalkan ini, semua kerja keras yang kubangun dari puing-puing sejak Ayah meninggal ini, hanya akan jatuh padaku, anak-anakku, atau Hansel sepupuku. Kita sama-sama tahu bagaimana bajingannya sepupuku itu." "Dengan segala hormat, Liam, dia sama bajingannya dengan Kakakmu--yang kamu minta untuk menghamili aku." "Sam..." William menunduk penuh rasa bersalah. Namun tak sedikit pun ia mengurungkan niatnya. "Aku tidak akan memintamu melakukan ini kalau saja aku punya pilihan lain. Kakakku, adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan aku. Kami sedarah dan setelah semuanya usai, anak itu akan menjadi milik kita, darah daging kita, hak waris kita yang sah. Tidak akan ada yang tahu soal ini selain kita bertiga." "Aku yakin bajingan itu tidak akan setuju dengan ide sintingmu." Liam tersenyum tipis. "Namanya Ralf. Dan dia tidak sepenuhnya bajingan. Lagipula, Sam, keputusan ini mutlak ada di tanganmu." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines