Depression Song

Depression Song

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 16, 2022
WpInfo
Non-Fiction
hi lovely! gue ngga tahu seberapa banyak orang yang relate sama lagu-lagu ini Dengerin lagunya sambil nangis ya, gapapa itu lebih baik daripada kalian nyakitin diri kalian sendiri hey, gue bangga sama kalian! makasih udah bertahan sampai saat ini🖤 setiap masalah pasti ada jalan, it's okay kalo emang lu mau istirahat dulu..tp jangan lupa buat bangkit lagi! capek ya? gapapa istirahat aja sebentar mau nangis? nangis aja! itu lebih baik drpd lu nyakitin diri lu sendiri punggung nya dikuatin lagi ya:) dunia emang sekejam ini lu kuat, gue tau itu! kuatin lagi ya!! masih banyak lembaran halaman yang kosong, kita isi bareng-bareng sampai di halaman terakhir:) dunia ini masih butuh lu! jadi jangan nyerah okay!? semangat cantik/ganteng✨🖤 i'm proud of you🌻
All Rights Reserved
#264
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Disturbances (End)
  • Langit Malam
  • LUKA!
  • HAPPINESS LOVE ♡ SUNKI End✓
  • Is It Home ?
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines