Story cover for Kisah Singkat by AuliaChaagreen
Kisah Singkat
  • WpView
    LECTURAS 0
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 0
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 27, 2022
Salahku juga karena terburu-buru mencintaimu, yang jelas-jelas kita berdua beda, beda keyakinan dan latar belakang kehidupan. 

Hubungan kita, hanya sebatas antara salah satu kita yang mengalah atau kita yang harus berpisah. 

Sebab Istiqlal dan katerdral hanya bisa berhadapan. Begitu juga kita hanya berhadapan, bukan untuk berdampingan.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Kisah Singkat a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#38kemala
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Cinta Beda Keyakinan [ ON GOING ] de Julianandita02
18 partes Concluida
" 𝙺𝚒𝚝𝚊 𝚃𝚒𝚍𝚊𝚔 𝙱𝚒𝚜𝚊 𝙱𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊.𝙺𝚊𝚕𝚞𝚗𝚐 𝚃𝚊𝚜𝚋𝚒𝚑 𝚔𝚞 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚕𝚞𝚗𝚐 𝚂𝚊𝚕𝚒𝚋 𝚖𝚞.𝙺𝚒𝚝𝚊𝚙𝚔𝚞 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙺𝚒𝚝𝚊𝚙 𝙼𝚞." " 𝙺𝚒𝚝𝚊 𝙱𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊 𝚓𝚊𝚞𝚑.𝙺𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚔𝚜𝚊𝚖𝚊.𝙲𝚒𝚗𝚝𝚊 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚃𝚎𝚛𝚕𝚊𝚛𝚊𝚗𝚐. 𝙷𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚒𝚖𝚊𝚗 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚍𝚒 𝚌𝚎𝚛𝚞𝚔 𝚍𝚊𝚍𝚊." " 𝚂𝚎𝚓𝚊𝚞𝚑 𝚒𝚝𝚞 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚂𝚎𝚓𝚊𝚞𝚑 𝚒𝚝𝚞 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊. 𝙱𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚑 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝙿𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊𝚊𝚗 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚝𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙲𝚒𝚗𝚝𝚊?? 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝙲𝚒𝚗𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚝𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊𝚊𝚗. " " 𝙺𝚊𝚖𝚞 𝙳𝚊𝚗 𝙺𝚒𝚝𝚊,𝙱𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚜𝚝𝚒𝚚𝚕𝚊𝚕 𝙳𝚊𝚗 𝙺𝚊𝚝𝚎𝚍𝚛𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚝𝚊𝚔𝚍𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚋𝚎𝚍𝚊𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚑𝚊𝚛𝚖𝚘𝚗𝚒𝚜. 𝙹𝚒𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚗𝚢𝚊𝚠𝚊,𝚊𝚙𝚊𝚔𝚊𝚑 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚞𝚗𝚐𝚔𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚝𝚞𝚑 𝚌𝚒𝚗𝚝𝚊 ? "
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Katedral dan Istiqlal cover
Different | Hendery ( ✔ ) cover
RAYYA & REVAL (completed) cover
Jove, You're My Life but We Can't Live cover
Istiqlal & Katedral [LuRah] cover
Fairy Love Confession cover
PERBEDAAN cover
Cinta Beda Keyakinan [ ON GOING ] cover
Warna Yang Hilang cover
IQHA (Completed) cover

Katedral dan Istiqlal

19 partes Continúa

Di antara dua rumah ibadah yang berdiri berdampingan, ada dua hati yang diam-diam saling menanti. Setiap akhir ibadah, mata mereka bertemu dari seberang jalan. Tak pernah saling menyapa, hanya saling menatap dengan diam yang tak terucap. Dia seorang Muslimah yang menundukkan hati pada Tuhan, dia seorang Kristiani yang menjunjung kasih dalam iman. Mereka tahu, cinta ini rumit. Tapi mereka juga tahu, perasaan ini bukan kebetulan. Di antara doa-doa yang dipanjatkan dalam sunyi, cinta tumbuh perlahan, seindah harap namun setakut kenyataan. Ini bukan tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Ini tentang dua jiwa yang mencoba mencintai dengan cara yang paling mereka tahu: lewat keikhlasan. Bisakah cinta bertahan, bila jalan yang harus mereka tempuh tidak pernah sama?