New Member

New Member

  • WpView
    Reads 6,376
  • WpVote
    Votes 699
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 25, 2025
"Kenapa mereka mengabaikan kita?" "Kalau begitu anakmu bukan SATU tapi TUJUH!!" . . . . . . . "Err.. Namaku Halilintar..." . . . . . . . "Maaf saja, tapi tak semudah itu."
All Rights Reserved
#423
amato
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memories Of Our Brother
  • Fence: Keluarga itu Ibarat Pagar
  • PAIN [Boboiboy]
  • [✔] Pangeran Keempat Mama
  • Shuffle Siblings ✔️
  • Brothers?! [Boboiboy Elemental Siblings] (On Going)
  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  •   THE SEVEN BROTHER   [ Boboiboy X reader's ]
  • Let's Wreak Havoc | [ ✓ ]
  • Boboiboy Solar_You Never Know

Bagaimana jika Halilintar mengorbankan dirinya demi membawa kembali sang adik pulang ke rumah ? Itulah keputusan yang terpaksa ?-bukan, itulah keputusan sukarela yang Halilintar buat agar bisa mengembalikan senyum Gempa yang perlahan menghilang sejak kepergian Taufan. Bukan hanya gempa, adik nya yang lain juga sama, bedanya mereka tak ingin memperlihatkan hal itu. "Sudah menjadi keputusanku" Halilintar meyakini, itulah tugasnya sebagai seorang kakak, sebagai pelindung untuk keenam adiknya, walau ia harus menerima konsekuensi dari keputusan sepihak yang dibuatnya. Namun Halilintar tak peduli akan hal itu, asal keenam adiknya bisa hidup bahagia, tertawa bersama, tak pernah merasakan yang namanya perasaan sakit, semua itu sudah cukup bagi Halilintar. Walau dirinya tidak bisa lagi hidup bersama mereka sejak ia berhasil mengembalikan Taufan kedalam keluarga kecilnya. Karena mereka melupakannya.... Para elemental melupakannya.... Melupakan kehadiran Halilintar sebagai kakak mereka...

More details
WpActionLinkContent Guidelines