Story cover for BAD LIFE by PujiPuji704
BAD LIFE
  • WpView
    Membaca 61
  • WpVote
    Vote 43
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 61
  • WpVote
    Vote 43
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Mar 27, 2022
Demi balas Budi rela mati

Gadis belia ini harus memikul pahitnya dunia sendirian

"Tuhan bantu Meera, Meera lelah"

Namun takdir sedikit Iba padanya, hingga tuhan mempertemukannya dengan tiga laki laki yang sangat mencintainya

"Abang sayang sama kamu meer"

"Lo tahu meer?, Lo orang kedua yang berhasil  ambil hati gue setelah kani"

"Mana ada almeera nangis?, Lo kan cucunya Batman"




BAD LIFE

~~~~~~

Skuy mampir siapa tahu suka♥️☺️

Budayakan sebelum baca follow dulu
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan BAD LIFE ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#124sunyi
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
HATRED [On Going] cover
KenSil (Kisah yang Belum Usai) ✓ cover
Transmigrasi MyTia [END] cover
Harumi (END) cover
SHERRA's Diary✔ cover
Albel cover
HAYALAN [ END SUDAH REVISI ] cover
VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ] cover
KISAH TANPA ENDING ✓ cover
Kakak Kelas Kaga Jelas!! [DERINABRAR] cover

HATRED [On Going]

19 bab Lengkap Dewasa

[Sebagian part di privat. Harap follow dulu kalau mau baca.] Benci? Membenci? Kebencian? Entah ada apa dengan diriku, membenci gadis tak bersalah karena alasan masa lalu. bahkan, masalalu yang tak ada sangkut pautnya dengan dia. Perkataan dan perlakuanku padanya mampu membuat gadis itu jatuh terperosok kedalam luka. Namun, Seiring berjalannya waktu, perilaku kasar dan rasa benci padanya, berubah menjadi rasa ingin selalu melindunginya. Tapi, ketika masa lalu tengah kembali, keegoisan selalu memegang kendali atas kerja otakku. Sehingga membuat rasa peduli dan perasaan aneh ini... lenyap begitu saja. Lantas, siapa yang merasa tersakiti disini? Almira? Tentu saja! -Haruno Altair Wijaya Airmata? Rasa sakit? Kecewa? Sudah sangat biasa bagiku. Terjebak didalam rumah mewah bagai istana, bak neraka dunia bagiku. Aku gadis bodoh, yang menjadi pihak yang selalu disalahkan. Gadis bodoh, yang mencintai orang yang membenciku. Gadis bodoh, yang masih bertahan karena alasan cinta? Tapi, cinta tidak akan menyakiti sejauh ini, bukan? Lantas, jika ini ujian, maka aku tak akan pernah lari, walau aku mampu sekalipun. -Almira Pradita Parasayu.