TIGA MUSIM UNTUK SATU BUNGA

TIGA MUSIM UNTUK SATU BUNGA

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 3, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Terbitnya matahari diufuk timur, menenggelamkan gulita dan menggantinya siang, terik dan menyengat senin ini menyudahi jumpa dengan si minggu yang rasanya seperti satu jam, singkat namun tak sesingkat pertemuan kisah 3 pria maskulin dan si wanita penuh misteri, seperti aroma parfum yang ia gunakan setiap kita berpegang, hangat dan tertutup, dia manusia yang sulit dibedakan dengan sejenisnya. Entah terlalu banyak memakan waktu di pojok perpustakaan umum dan menelan kosakata dari buku-buku yang ia baca, atau dia tidak pandai menggunakan bahasa santai yang mudah di terjemahkan oleh manusia kebanyakan, kultur yang tercermin baik dalam wujud fisik maupun abstraknya, bagai kalimat yang harus di teliti kata perkata. Sampai semuanya memandangnya, takjub di beberapa waktu lalu kemudian hilang di telan waktu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MARI TELANJANGI SEMUA LUKA
  • FLAMBOYAN
  • Hujan Membaca Isyarat (Kumpulan Cerita Pendek Karya @elynna_arsr)
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Matahari
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • Cause We are Family
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\

Kita sama-sama lelah membungkus mata dengan langit senja dari negeri khayalan. Bibir kita sama-sama muak mencecap permen kapas yang telah basi. Aku, kamu. Mari kita telanjangi sakitnya. Sampai hati dan tubuh kita mampus.

More details
WpActionLinkContent Guidelines