Menerima Sebuah Kehilangan

Menerima Sebuah Kehilangan

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 29, 2022
Tidak ada yang baik-baik saja setelah kepergianmu. Andaikan kau tau, semenjak dirimu lepas.. hidupku tak lagi seperti dulu. Senyumku palsu, tawaku hanyalah penyamar akan lukaku, dan kata ikhlas yang terlontar dari mulutku, itu bohong. Wajahku mungkin sudah kembali ceria, tapi tidak dengan hatiku yang masih berduka. Aku tidak tau, apakah suatu saat ia dapat berakhir karena terbiasa, atau mungkin akan abadi menjadi luka yang tak terlupa. Bagaimana bisa aku baik-baik saja, sementara seseorang yang menjadi alasanku bertahan.. kini sudah pergi ke tempat keabadian. Bagaimana mungkin aku bisa tertawa dengan gembira? Sementara luka hati masih terasa mendera. Akankah aku dapat melewatinya dan menjalani hidup seperti semula? Atau mungkin inilah jalan takdir yang harus kujalani? Bertahan pada rindu yang takkan pernah menemukan titik temu. . . . Selamat datang di tulisanku❤️ Sebelumnya, aku kasih tau kalau ini bukan sebuah novel ataupun cerita, ini hanyalah sebuah coretan motivasi sekaligus diary, yang siapa tau bisa mewakili hati kalian, hehe. Semoga suka, ya!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Sister
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Elegi & Tawa [Selesai]✓
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • UNREQUITED LOVE
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Become an Extra or Main Character [END]

"Nayla, hidup itu perihal menemukan dan kehilangan. Hari ini mungkin kamu bisa menyapa, bisa berkata apa kabar atau hanya sekedar melihatnya tertawa tanpa luka. Tapi bisa jadi, besok kamu hanya bisa berlagak baik-baik saja sambil berusaha sekuat tenaga untuk bilang sampai jumpa. Kamu bisa menemukan banyak hal-hal baik, tapi jangan pernah lupa kalau suatu saat nanti kamu juga bisa kehilangan itu. Kamu bisa bahagia, tapi kamu juga bisa terluka. Dalam hidup, kamu nggak bisa cuma mau enak-enaknya aja. Kadang kita butuh kehilangan untuk paham makna dari sebuah keberadaan. Entah itu seseorang, ingatan, bahkan perasaan. Karena itu, hidup adalah tentang menemukan dan kehilangan. Sampai disini, paham?" ‌"Kalau belum, biar aku jelaskan lagi. Nay, kamu dan aku adalah sebentuk pertemuan. Sebuah skala kecil dari bagian kehidupan sebelum akhirnya terganti oleh yang namanya perpisahan. Mungkin hari ini kita bergandengan tangan, berjalan beriringan sambil menertawakan banyak hal. Tapi bisa jadi, nanti kamu harus mengucapkan sampai jumpa atau selamat tinggal. Bahkan boleh jadi, besok kamu hanya bisa mengingatku dalam kenang yang nggak habis-habis, menjadikanku satu dari sekian memori lalu yang suatu saat nanti akan terlupakan-atau tergantikan. Karena hidup itu tentang menemukan dan kehilangan. Kita nggak bisa selamanya ada untuk satu sama lain. Pilihannya hanya ada dua, meninggalkan atau ditinggalkan. Mana pun yang menjadi pilihan kita, semua ditarik oleh satu garis pasti. Pada akhirnya, kita akan tetap kehilangan." ©kaisha_park88 2018 #1 in Sejeong [19/04/20] #10 in Smile [24/07/20]

More details
WpActionLinkContent Guidelines