We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Alluca Dionase

Alluca Dionase

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 27, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Kau?! Siapa kau berani melawanku?!" ucapnya dengan marah. "B-bukan begitu. Dia perempuan kak, gak seharusnya kakak berlaku gitu ke dia. Apalagi ini udah kelewatan kak. Ini tu bisa dilaporin atas tuduhan kekerasan." jawab Alya dengan sedikit memelankan suaranya di akhir. Dio berjalan mendekati Alya, berhenti tepat satu langkah di depannya. Ia sedikit menunduk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Jantung Alya berdegup kencang. Ia takut bukan main. "Begitukah?" ucap Dio sambil menyeringai. Alya hanya menunduk, tidak berani menatap wajah orang yang tepat berada di depannya. Dio sedikit terkekeh lalu berlalu begitu saja. *** Mampir yuk di first story aku. Semoga sukaa^^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel(o)
  • Along The Wound (Tahap Revisi)
  • Kita Yang Masing Masing
  • Need Someone💔
  • Cold Seniors •END
  • My Bricks
  • Rieril
  • AMERTA AKSA (Chikara)
  • Cewek Culunku (Completed)
Angel(o)

"Dasar cengeng, jatoh gitu aja nangis. Kayak bocah" ucap Angelo sambil berdiri di sebelah Fia yang menangis dan meringis kesakitan. Bukannya diam, gadis itu tambah mengencangkan tangisannya. "Diam. Berisik" ucap Angelo dengan santainya. **** "Lo itu cowok paling nggak peka dan super duper cuek. Tapi, kenapa gue sayang sama lo?" Ucap Fia dengan suara lantang dan membuat lelaki di depannya hanya bisa menatap gadis itu. "Gue butuh perhatian lo, Angelo" "Gue butuh lo peka sama apa yang gue rasain"

More details
WpActionLinkContent Guidelines