KIDUNG LEMATANG

KIDUNG LEMATANG

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 12, 2022
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Sejuk, damai dan menenangkan. Suara Lematang laksana kidung yang menenangkan. Diantara gemuruh masalah dan pekerjaan yang menghantam. Kidung itu mampu meredam sekaligus menghadirkan nuansa yang selalu dirindukan. Sang Pendamping berjuang menyelesaikan tugas dengan baik. Diantara bayang-bayang masa lalu yang selalu menghantui. Diantara ketakutan yang amat sangat. Diantara bulir-bulir kerinduan yang mengalir deras. Diantara tekanan pekerjaan beruntun tanpa henti. Diantara rengekan wajah-wajah polos memelas peluk hangat. Sang Pendamping tegak berdiri menghalau badai. Walau jiwa remuk redam. Walau hati luluh lantak. Walau asa rapuh berserakan. Sayup sang kidung mampu membuat Sang Pendamping tetap bertahan. Perjuangan harus diakhiri dengan kemenangan. Kisah Palupi Sang Pendamping dalam menuntaskan perjuangannya.
All Rights Reserved
#299
ketakutan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • UNREQUITED LOVE
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • Garis Singgung
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • ‹ 𖥔 ࣪ ARJUNA'S PRIYA ᥫ᭡
  • Jejak Langkah di Tanah Borneo
  • MAHACINTABRATA 4: ARJUNA MASIH MENCARI CINTA

Danasmara, ia berperawakan tinggi. Rambutnya lebat, sedikit berombak. Matanya hitam kecoklatan, seringkali ada rona merah yang memperjelas bahwa malamnya tak senyenyak manusia lain. Yang ku tahu, Danasmara memiliki mimpi yang besar, lebih besar dari tubuh kurusnya dikali seratus. Tepat setelah memutuskan jadi pemimpi, ia mulai merangkai kata-kata sakti. Aku sedikit ingat, kata-kata itu terdengar seperti ini, "Aku berusaha tetap terjaga, disaat waktu dunia membuat yang lain mulai terlelap.". Seringkali aku juga meremehkan keyakinannya. Dan kadang ia malah berhasil membalikkan perhitunganku, kemudian aku juga turut terinspirasi atas perjuangan tak masuk akalnya. Dan kau tahu kawan, apa yang terlihat sakti dari dia? Terkadang ia membahasakan firman Tuhan dengan semena-mena, tapi ajaib, bahasa itu mampu dengan mudah aku mengerti. Hatiku tersapu sekaligus tersipu, seolah aku diajak semakin dekat dengan Tuhanku. Danasamara, sesekali ia memiliki kebijaksanaan melebihi usianya. Ia dengan mudahnya memandang biasa apa saja yang teramat diinginkan manusia lain. Aku sempat berpikir, jangan-jangan ia bukan manusia. Ada semacam deduksi yang menyimpulkan bahwa Danasmara seringkali memiliki ciri asing, ia bisa jadi adalah traveler dari planet lain. Planet yang tidak memiliki banyak air, sebab aku masih ingat bagaimana ia memiliki pedoman yang aneh tentang mandi. Katanya, "mandi hanya untuk orang-orang yang merasa bahwa dirinya itu kotor." Aku menyangkal. Dan sayangnya, manusia lain mengamini pedoman hidup itu..

More details
WpActionLinkContent Guidelines