ADERGAN (Slow Up)

ADERGAN (Slow Up)

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 31, 2022
Ergan Wiraguna, siapa yang tak mengenalnya? Ergan dengan sejuta gombalan receh nya dan senyum manis yang membuat kaum hawa ingin menjadi miliknya, suka menggoda tidak berarti harus punya pacar ya kan? seperti Ergan yang tidak pernah merasakan cinta. Hidupnya abu-abunya menjadi lebih berwarna ketika sebuah janji, mempertemukannya dengan gadis cantik yang satu sekolah dengannya. Membuat orang bahagia adalah tujuan hidupnya, dan gadis itu adalah bahagia Ergan. Disisi lain. Adelia Jodie, gadis cantik penuh lara yang memiliki iris mata coklat terang itu tengah mencoba menerima penepatan janji antara kakek dan sahabat kakeknya itu. Sikap absurd Ergan kadang membuatnya ingin selalu merekam memori itu, Ergan lah yang membantunya menutup luka yang lalu. Akankah Ergan dan Adel selalu bersama? © . 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • ARKANA (Perjodohan)
  • My Love [ SLOW UPDATE ]
  • Bad Boy Erlangga
  • DERAN
  • Rieril
  • Bad-Boy (Complete)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Perjodohan Tak Terduga
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines