GOOD VIBE'ś

GOOD VIBE'ś

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 29, 2022
"Berhentilah berjuang sebab aku dan kamu tak akan pernah bisa jadi kakak adik."-Bian Dua tahun sudah terlewati, rupanya usaha Giar untuk memperbaiki hubungan keluarganya tak menunjukkan hasil. Semenjak Bundanya meninggal sang Papa memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang wanita karir yang sibuk dengan dunia bisnis. Karena hubungan baru tersebut kesedihan Giar malah semakin bertambah. Kian hari ia mulai merasa semakin kehilangan sosok sang Papa. Selama dua tahun pernikahan itu tak sekali pun Giar rasakan duduk bersama di meja makan. Papa yang tak pernah lagi pulang dan kenangan tentang Bunda yang semakin hari terasa pekat. Sedangkan di rumah Giar tinggal bersama seorang kakak. Putra tunggal dari wanita karir yang merupakan Mama baru Giar. Seorang Kakak yang sulit untuk di taklukkan hatinya. Bian mendekat, mengikis jarak. Menatap Giar dengan tatapan dingin. "Ini peringatan terakhir, jangan caper sama anak-anak Atlanta. Dan ingat satu hal, lo itu bukan siapa-siapa." Jleb ________ RANK 🏅#1-Cowojutek/16/04/22
All Rights Reserved
#6
cowojutek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu Dan Dia
  • CEO Sombong || End (Remake)
  • MY LITTLE ZEE [Revisi]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Darsa (END)
  • You Are My Best Husband [ SUDAH TERBIT ]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Can't It Be Me (Completed)

"Saya terima nikah dan kawinnya, Aina Talita Zahran binti alm Agus Zahran dengan maskawin tersebut tunai," ucapnya mantap dan tegas. Setelah kata 'sah' terdengar dan doa terucap, wanita yang kini bersandang sebagai istri itu hanya menundukkan kepala menahan tangis yang keluar. Tidak ada pesta meriah menyambut mereka, tidak ada gaun indah yang dipakai, tidak ada tukar cincin, tidak ada penanda tanganan buku nikah, tidak ada acara sungkem kepada kedua orang tua ataupun sorak sorai pemberian selamat kepada pasangan itu. Hanya ada luka yang ditorehkan oleh pernikahan ini. Hanya ada mereka bertujuh di rumah bergaya modern ini. Aina, penghulu, wali nikah, dua saksi dan pria yang baru saja berstatus suami yang bernama Bazyli Runako Arsenio dan wanita yang duduk di belakang kami, Mentari Aulia Sandy sang istri pertama yang sah dimata agama dan hukum. Sang suami mengantarkan penghulu dan wali nikah sampai depan. Setelah kepergian mereka Aina mencoba mendekati Mentari. "Kak," ucapnya lirih. "Aku melakukan semuanya karena aku membutuhkan rahim kamu. Kita akan segera melakukan bayi tabung, setelah itu kalian akan bercerai," ucapnya dingin menatap lurus kedepan. "Kak, aku...." "Kamu udah berjanji padaku Aina. Setelah anak itu lahir kamu harus meninggalkan Indonesia dan carilah kebahagianmu sendiri." "Kak, aku...." "Jangan pernah langgar kontrak yang kita buat. Aku tidak akan segan-segan menyeretmu ke penjara." Mentari bangun dari duduknya, kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar utama rumah ini. Aina yang hanya ditinggal sendiri, hanya menangis. Sakit, hatinya sangat sakit ketika melihat orang yang sudah dianggap kakaknya sendiri itu telah berubah, tidak ada kehangatan dan senyum yang selalu diberikan padanya. Seandainya saja dia tidak pernah bertemu dan jatuh cinta dengan Zico mungkin semuanya tak akan pernah terjadi. Ini salahnya, salah karena menerima kontrak itu. 27 Oktober 2016

More details
WpActionLinkContent Guidelines