Bully Di Perantauan

Bully Di Perantauan

  • WpView
    Reads 319
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 15, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Kisah nyata seorang pria bernama Rizal yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan di tanah perantauan. Dia bersama istrinya datang ke sebuah daerah untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Akan tetapi, nasib berkata lain. Rizal malah diperlukan tidak baik oleh orang-orang di tempat kerjanya, hingga pada akhirnya dia menjadi bulan-bulanan di sana. Bahkan, istrinya pun ikut-ikutan membulinya dan rela menjadi pemuas nafsu rekan-rekan kerja Rizal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersaing dengan Masalalu
  • TerraCotta (Completed)
  • Impian Gadis Kumuh
  • Ikatan Tanpa Pilihan
  • Dendam abadi (Season 1) TAMAT
  • First Thing First I'm Not Stupid
  • Buku Resep Cinta (Completed)
  • Tepi Lintang (HIATUS)
  • Distorted Life

Alia Wenang kira kehidupannya sempurna, menjadi seorang Ibu Persit dari Dwikara Prasetya dan juga ibu untuk Andika Prasetya yang tengah aktif-aktifnya di usianya yang sudah memasuki sekolah dasar meski, tapi sayangnya kesempurnaan yang dia rasakan nyatanya tidak lebih dari sebuah fatamorgana. Suami yang Alia kira mencintainya nyatanya masih terjebak dengan masalalunya, seorang sahabat yang di cintai suaminya seumur hidupnya, perempuan pembuat patah hati sebelum akhirnya Dwikara bertemu dengan Alia. Sakit hati, hancur, marah dan kecewa, itulah yang Alia rasakan saat tahu kenyataan tersebut hingga membawa Alia pada sebuah dilema yang sulit akan dua pilihan. Bersaing dengan Masalalu, akankah Alia berhasil mengalahkan sosok-sosok penganggu tersebut? Atau malah Alia memilih menyerah meninggalkan Dwikara dengan sejuta penyesalan. _Pahami dulu hatimu, Bang. Coba tanya, kamu ini masih menyimpan rasa atau kamu hanya sekedar terjebak pada kenangannya_

More details
WpActionLinkContent Guidelines