MARIGOLD

MARIGOLD

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 5, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Sastra, Aksara itu luka dan obatnya. Karena mencintai Aksara adalah kata kerja yang tak menghasilkan apa-apa. Karena mencintai Aksara adalah luka dengan segala konsekuensinya. Tapi entah mengapa, luka yang Aksara ciptakan bagaikan candu yang hanya dialah obatnya. *** Sastra Senandung Citraloka. Sastra itu cantik, Sastra itu baik, Sastra banyak yang suka. Tapi, Sastra hanya mencintai Aksara. Aksara Dandrian Alaska. Aksara itu bukan seperti tokoh utama yang disukai banyak perempuan. Dia hanya laki-laki dengan kepribadian hangat kepada semua. Tapi, Aksara hanya menganggap Sastra sebagai sahabat biasa. Hingga tidak sadar bahwa hal yang dia anggap biasa ternyata memberi dampak yang tidak biasa. *** (CERITA INI SAYA TULIS DENGAN PIKIRAN DAN KHAYALAN SAYA SENDIRI, SAYA MOHON DENGAN SANGAT. JANGAN ADA YANG PLAGIAT)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Kisah Akala
  • ARA - REVISI
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Jodohku
  • RAGA
  • VARA [HIATUS]
  • AKSARA R. A
  • PUISI AKSARA [Selesai]✔
  • JAM 3 SORE

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines