Jahanam di Bulan Suci

Jahanam di Bulan Suci

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 6, 2022
Azzam Khalfani Hersintana, Seorang laki-laki yang memiliki paras tampan dan rupawan. Wajah putih bersih seolah mengeluarkan cahaya membuat semua orang bagitu menyukainya. Laki-laki yang begitu taat dengan Agama dan selalu menghindari larangan-larangan Allah di saat banyak orang malah melakukannya secara terang-terangan. Namun sesuatu terjadi, pada saat puasa pertama ia bertemu dengan seorang Wanita yang tengah dijekar oleh beberapa orang polisi karena lari dari Razia di salah satu club malam yang berada tak jauh dari sana. Davina Anandita, gadis cantik yang memiliki hoby keluar malam dan pergi menuju club hanya untuk bersenang-senang tanpa memikirkan masalah yang tengah di alaminya saat ini. Broken home, dikucilkan dan tidak ada yang menginginkannya. Hingga suatu kejadian, membuatnya harus berlari dari kehidupan kelamnya ketika bertemu dengan seorang Azzam yang telah mencuri hati dan fikirannya. Laki-laki yang tidak tersentuh dan susah untuk didekati, membuatnya harus bekerja keras agar mendapatkan hati pria tampan it. "Maaf, saya tidak tertarik!" Ucap Azzam begitu dingin. "Mas, saya tau kalau saya bukan orang yang suci. Apa saya tidak pantas untuk memilih kamu menjadi suami saya?" Ucap Rachel menghentikan Langkah Azzam.
All Rights Reserved
#7
samudraprinting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FLAMBOYAN
  • Hening Dalam Luka
  • Aku Bukan Dilan Tapi Yusup
  • Karena Kamu Rumahnya
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀
  • Beautiful Sunset
  • Saujana Sandyakala ~ Completed
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • Zelian
FLAMBOYAN

Takdir, sekali bergerak, tak pernah bisa dihentikan. Ia mengalir seperti angin, tak terlihat, tak tersentuh, tapi mampu menggoyahkan yang paling kokoh. Bahkan seluruh kekuatan dunia pun tak mampu menahannya. Ia hanya datang... lalu mengubah segalanya. Begitulah kisah ini dimulai. Dengan dua tokoh utama yang mungkin bersatu, atau justru harus melanjutkan cerita di jalan masing-masing. Tak ada yang bisa memastikan. Apakah mereka akan menjemput bahagia bersama, atau belajar melepaskan demi kedewasaan. Mereka bagaikan dua tetes air dari sumber yang sama, tapi lahir dalam botol berbeda. Sama-sama jernih. Sama-sama murni. Namun tetap berbeda rasa, berbeda cerita. Ini bukan kisah cinta yang dipenuhi konflik besar. Ini tentang rasa-rasa kecil yang sering kita abaikan tentang harapan, kecewa yang tak meledak, tentang diam yang ternyata menyimpan banyak kata. Sebab dalam hidup, tak semua kisah perlu ribut untuk terasa berat. Kadang, justru sunyi itulah yang paling menyesakkan. Tak ada yang tahu akhir dari cerita ini. Tapi satu yang pasti: setiap hal yang terjadi, telah ditulis oleh takdir dengan sangat rapi dan rahasia. Selamat membaca... Semoga kamu merasakan hangatnya cerita ini seperti pelukan yang datang tanpa diminta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines