We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Garis Interaksi

Garis Interaksi

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 28, 2022
WpInfo
Fanfic
NCT
Ini tentang kisah persahabatan lima orang berbeda kepribadian yang pertemuan mereka seolah memang di satukan oleh semesta, pahit, manis, asam, dan cinta segitiga mewarnai perjalanan kelimanya. Bertetangga adalah satu alasan yang membuat mereka bisa saling selengket ini hingga sudah menginjak usia dewasa. Interaksi yang mereka bagun sedari kecil membuat mereka saling baku hantam sesekali tetapi sungguh mereka saling menyayangi satu sama lain. "BULAAAN, KALO JALAN ITU PAKE MATA!! " "Bang Langit punya Power Rangers baru loh! Kita main bareng yuk" "kak Bulan itu cuman punya Ziel titik" "gue benci dekat-dekat sama lo" "MEREKA BAWEL AYAAH, BULAN ENGGAK SUKA!! "
All Rights Reserved
#88
ryunjin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • 7 anak indigo
  • DANDELION [END]✓
  • SAHABAT ✓
  • Nalan's Life ✅
  • Perihal Sandwich(End)
  • Lagu untuk, Matahari  || Lee Haechan✔
  • II DAILY NCT DREAM II
  • [√] Viel

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines