Hello My Idol

Hello My Idol

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, abr 4, 2022
Bagi mereka Aldrich D adalah aktor terbaik dengan wajah tampan dan bakat yang luar biasa, seorang dengan senyum menawan dan tatapan lembut yang memikat. Namun itu tidak berlaku untuk Kanza, baginya, Aldrich D adalah siksaan duniawi yang tiada habisnya, senyum meremehkan dan topeng tebalnya, membuat gadis itu ingin memakan Aldrich bulat-bulat. Belum lagi perjodohan sialan yang membuatnya nya tak berkutik "Puasin selingkuhnya ya sayang, nanti kalo udah nikah, aku pastiin cuma aku cowok yang bisa kamu liat." "Kamu mau bikin mata aku buta? Atau mau bunuh semua cowok di dunia ini?" "Aku akan buat kamu bucin akut sampai kamu nggak mau liat cowok lain selain aku." Misi kanza kali ini adalah menyingkirkan Aldrich dan merajut kembali kisah cintanya yang tertunda bersama Arka.
Todos los derechos reservados
#58
aldrich
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sayang
  • MAHADEVA - A War Between Us
  • ALCA STORY
  • Hello Jodoh
  • HAISYA : Gus Haidar & Alesya
  • REDFLAG BOY
  • Ajari Aku Apa Itu Cinta
  • Unclear Status
  • ZERGAN
Sayang

TERBIT 📖 - "Siapa yang bernama Sayang di sini?" teriak panitia itu, membuat sebagian orang di sana menahan tawa sekaligus penasaran. "Ayo ngaku aja." Alya mengangkat wajahnya. "Sayang...," panggil cowok itu lagi, membuat Alya melihat ke sekelilingnya. "Nggak usah cari ke sana kemari karena yang namanya Sayang itu kan elo." Alya mengernyit. Geli. Dia menatap cowok itu. Kernyitan di dahinya semakin dalam saat cowok itu melihat ke arahnya sembari tersenyum. "Halo, Sayang?" Cowok itu mengangkat tangannya. "Kenalin, gue Arya." Mulai hari itu, Alya tak tahu bahwa kehadiran Arya ke depannya akan memberi warna dalam hidupnya. Warna-warni. Dan jangan lupakan kelabu. copyright©2019, sirhayani

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido