D E R (K) A P

D E R (K) A P

  • WpView
    Lecturas 3
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 2, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Kata mereka, cinta datang karena terbiasa. Tapi sebagian manusia hampir lupa, bahwa cinta juga bisa hilang dengan hal yang biasa. Mencari jati diri merupakan tujuan setiap insan, tetapi bila jalan pencarian itu terpanggal, bagaimana caranya mencari pintu keluar? Mungkinkah sesuatu yang cacat bisa bertahan menjadi anugerah terindah dari Tuhan? Atau mungkin, kesengsaraan memang lahir karena buah dari hasil kesalahan? Haruskah jiwa yang suci mendapat elegi? Bisakah gadis manis terbebas dari butiran tangis? Nea, satu jua dengan seribu luka
Todos los derechos reservados
#72
ceritabaru
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Under the Moonlight
  • LUMEN: Awal Perjalanan Takdir
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Menyerah atau Bertahan?

"Ma, Aluka sakit. Boleh aku tidur sama mama?" "Pergi! Kamu di rumah papamu saja!" ··· "Aluka buatin makanan kesukaan papa." "Bisa kamu pergi dari hadapan saya?!" ··· Aluka Alkenzia. Gadis dengan seluruh luka yang dirasa namun tetap menabur kasih untuk semua orang yang melukainya. Ia hanya ingin bahagia tanpa harus tersakiti dahulu, penderitaan yang dirasa sebelum terlahir ke dunia enggan sirna bahkan hanya untuk mengasihaninya. Rahasia kelamnya masa lalu membuat penderitaan dalam hidupnya silih berganti. Bahkan lelaki yang dicintai ikut menabur garam pada lukanya yang masih terbuka. Hingga sosok lelaki rapuh berhati malaikat datang memberinya arti kebahagiaan, namun ia lupa mengajarkan arti bahagia tanpa kehadirannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido