Menuju Ridha-Nya

Menuju Ridha-Nya

  • WpView
    Membaca 176
  • WpVote
    Vote 19
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 7, 2022
Jalan Jodoh mempertemukan Muhammad Thoriq Alfarizi dan Fuji Hasnatul Husna dalam sebuah takdir. Dua anak manusia yang sebelumnya tidak pernah bertegur sapa bahkan tidak saling mengenal. "Mungkin ini terlalu cepat jika aku mengatakan suka atau bahkan cinta, tapi apa yang sekarang aku rasakan adalah benar-benar tulus dari hatiku, jadi be my girl friend?" ungkap Thoriq menyatakan cintanya pada Fuji saat keduanya sedang makan malam romantis di Bandung. "aku ...."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#4
fuji
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Di Sepertiga Malamku
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • MY HUSBAND GUS BAD BOY
  • HIBATAN MIN ALLAH (selesai)
  • Gadis Cantik Pemilik Gus Tampan
  • KETIKA TUHANKU MENYENTUH HATIMU (End)
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)

UTAMAKAN VOTE!! baca dari prolog, jangan di skip yaa!! Di saat dunia terlelap, ada hati yang tetap terjaga. Bukan karena insomnia, tapi karena rindu yang hanya bisa disampaikan lewat doa. "Di Sepertiga Malamku" mengisahkan tentang Adiva, seorang santri perempuan yang menyimpan rasa cinta dalam diam. Cintanya bukan cinta biasa ia tak pernah berani menyentuh, hanya menitipkan lewat sujud dan air mata. Rayyan, lelaki yang menjadi arah rindunya, hadir seperti mimpi yang terlalu indah untuk nyata. Dalam hening malam, dalam setiap istikharah dan sujud panjang, Adiva belajar bahwa mencintai bukan soal memiliki tapi soal merelakan, dan percaya pada takdir nya. "Aku akan selalu menyebut namamu di dalam doaku dan di waktu sepertiga malamku." ~ Adiva Nazia "Ya Allah, jika dia memang takdirku, dekatkanlah hatinya kepadaku dengan cara mu yang paling indah." ~ Muhammad Rayyan Al Izyan Apakah doa yang dipanjatkan dalam diam bisa mengetuk takdir yang telah digariskan? Atau mereka hanya ditakdirkan untuk saling mendoakan, bukan untuk saling memiliki?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan