Tulang Tulang Langit {ON GOING}

Tulang Tulang Langit {ON GOING}

  • WpView
    Reads 1,520
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Laurena hidup dalam damai bersama ayahnya-seorang penulis puisi langit yang percaya bahwa doa-doa manusia menggantung sebagai tulang-tulang cahaya di cakrawala. Namun ketenangan itu luluh lantak oleh gempa dahsyat yang mengubur setengah desa dan merenggut keluarganya. Di tengah puing dan debu, Laurena berjalan dalam sunyi, memeluk buku puisi peninggalan sang ayah, bertanya-tanya apakah langit masih memiliki tempat untuk harapan yang patah. Hingga datang Kaivan, seorang relawan pendiam yang menyimpan luka masa lalu yang nyaris serupa. Ia tak datang membawa janji, hanya tangan yang siap menggali puing dan kata-kata yang sederhana namun jujur: "Kadang, langit terlihat kosong karena kita lupa melihat ke atas." Bersama, mereka membangun ulang tidak hanya dinding-dinding desa, tapi juga makna hidup yang lama hancur. Di Bukit Pringmulyo dan Taman Kenangan, Laurena mulai menemukan bahwa langit tak pernah benar-benar kosong-ia hanya menyimpan tulang-tulang doa, kenangan orang-orang yang telah pergi, dan iman yang masih setia bertahan dalam diam.
All Rights Reserved
#744
langit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines