We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Delisa
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 1, 2022
WpInfo
Poetry
"Harapan pasti selalu mati oleh perasaan" Itu yang di rasakan oleh Delisa. Awalnya semua bahagia ia memiliki orang tua yang hebat kakak yang penyayang juga pacar yang keren jangan lupakan sahabat yang selalu ada untuknya. Semua terasa sempurna dampai roda dunia berputar orang tuanya menjadi sering bertengkar. Kakaknya sering mengabaikanya juga pacarnya yang berselingkuh darinya dengan sahabatnya. Apa dia salah? Apa yang pernah ia perbuat sampai semua hal ini terjadi padanya. Ia harus bagaimana? Dunianya terasa hampa hari harinya menjadi kosong. Kapan penderitaan ini berakhir? Ia ingin membalas tapi tak tahu caranya. Apa yang akan delisa lakukan? Apakah menerima waktu yang terus berputar atau melangkah di setiap detiknya? "Bukanya tak bersyukur tapi aku hanya ingin selalu bahagia."-Delisa. "Aku mengerti kau sakit tapi aku juga tak bisa selamanya menjadi obat bagimu."-Gevaro. -vote share and komen -dilarang plagiat -see you
All Rights Reserved
#232
waktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Garis Takdir Sera [ON GOING]
  • Hopeless
  • She(r)
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • ALONE [END]
  • Aleysha Please Don't Go!
  • 𝐅𝐈𝐍𝐀𝐋 𝐑𝐄𝐕𝐄𝐍𝐆𝐄 ~LANA FEAT ALL PEOPLE AT THE SCHOOL
  • With You 나는 행복하다
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||

CERITA INI HASIL KARANGAN PENULIS SENDIRI, JIKA TERDAPAT KESAMAAN ALUR, TEMA, ATAU NAMA TOKOH, ITU MURNI KETIDAKSENGAJAAN❗ PLAGIAT DILARANG MENDEKAT❗❗❗ wallahi, aku tidak ridho jika seenaknya di plagiat dengan orang yang tidak punya hati. "Jika bahagia ku terletak di mimpi, maka aku rela tidur selamanya" - Anasera Lavanya Dikara Takdir tidak ada yang tahu, seperti kapan kita kembali ke sang maha pencipta, bisa esok, lusa atau bahkan beberapa jam kemudian, seperti yang terjadi di keluarga Dikara. Keluarga yang sangat di impikan oleh semua orang yang melihat keharmonisan keluarga itu, siapapun yang melihat nya pasti berandai-andai ingin mempunya keluarga seperti itu. Tetapi, takdir berkata lain, 17 tahun yang lalu keluarga harmonis itu mengalami musibah yang menyebabkan tidak ada lagi keharmonisan dalam keluarga itu, yang ada hanya perang dingin setiap hari nya, cacian-cacian keji, tangisan yang setiap menit di terima oleh gadis cantik yang lugu dan di cap pembunuh oleh keluarga nya sendiri. Jangan jadi pembaca gelap ya guysss! hargai usaha penulis dengan cara vote🔥 thank u yang sudah meluangkan waktunya untuk mampir🤍🤍🫂

More details
WpActionLinkContent Guidelines