Delisa
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 1, 2022
"Harapan pasti selalu mati oleh perasaan" Itu yang di rasakan oleh Delisa. Awalnya semua bahagia ia memiliki orang tua yang hebat kakak yang penyayang juga pacar yang keren jangan lupakan sahabat yang selalu ada untuknya. Semua terasa sempurna dampai roda dunia berputar orang tuanya menjadi sering bertengkar. Kakaknya sering mengabaikanya juga pacarnya yang berselingkuh darinya dengan sahabatnya. Apa dia salah? Apa yang pernah ia perbuat sampai semua hal ini terjadi padanya. Ia harus bagaimana? Dunianya terasa hampa hari harinya menjadi kosong. Kapan penderitaan ini berakhir? Ia ingin membalas tapi tak tahu caranya. Apa yang akan delisa lakukan? Apakah menerima waktu yang terus berputar atau melangkah di setiap detiknya? "Bukanya tak bersyukur tapi aku hanya ingin selalu bahagia."-Delisa. "Aku mengerti kau sakit tapi aku juga tak bisa selamanya menjadi obat bagimu."-Gevaro. -vote share and komen -dilarang plagiat -see you
All Rights Reserved
#297
mati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Keluarga Kaktus | Ondah Family
  • [Revisi] What's wrong with me?!
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • ALONE [END]
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • SENANDIKA (Zeedel)

"Dasar keluarga kaktus! " "Saling menusuk satu sama lain! " • "Papa tuh udah aki-aki, gelo nya kurangin dikit napa" "Dasar ternak! sopan banget lu begitu sama bokap" • "Gue ga di anggep anak nih?" "Lu mah anak pungut!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines