The Twin Planets

The Twin Planets

  • WpView
    Reads 494
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 24, 2022
Suara lempengan bumi yang pecah berkeping-keping terdengar menggelegar tanpa henti, begitu pesawat terakhir, TNT 0889 berangkat menuju ke Twin Planets. Penduduk bumi terbagi dua dalam habitat Planet kembar yang serupa tapi tak sama ini. Dingin dan Panas. Kaya dan miskin. Bersih dan kotor. Begitulah! Namun hal itu tidak mempengaruhi cinta seorang Titan, penghuni Planet Atopice. "Karena bahagiaku adalah bersamamu," ucap Titan sambil memegang tangan Trixie penuh makna. Titan, pria dingin itu sudah 100% tersihir oleh daya tarik seorang Trixie, gadis biasa nan hangat dari Planet Beneatheat. Meski mereka berbeda planet serta latar belakang hidup tapi cinta diantara mereka tak ayal bisa dibendung. Bagaimanakah kondisi Twin Planets selanjutnya? Akankah mereka bisa bersama merayakan kebahagiaan berdua sebagai sepasang kekasih dalam satu habitat?
All Rights Reserved
#580
sciencefiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Opportunity [I. Senku x Reader]
  • [END] He's Out Of The Script
  • Secret Mactmaking (bxb-mpreg)
  • Hello, My First Love [SELESAI]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • GALAXIES & NEBULAE
  • Astronomi
  • Antariksa
  • Planet Atom

"Meski Merkurius lebih dekat dengan matahari tetapi Venus memiliki temperatur yang lebih panas. Kok bisa begitu? Terdengar keren!" Tanya gadis itu antusias. Matanya berbinar-binar kala mendengarkan ocehan dari anak laki-laki dengan sejuta pengetahuan itu. "Venus bisa lebih panas karena tutupan awannya. Atmosfer Venus sekitar 100 kali lebih tebal dari Bumi. Atmosfer Venus tersusun dari 96 persen karbon dioksida, 3,4 persen nitrogen, 0,1-0,5 persen uap air, dan sisanya gas lain." Jawab anak laki-laki itu dengan senyuman miring yang terlukis di wajahnya. "Kenapa lebih panas padahal ditutupi awan? Oh! Karena atmosfernya yang dominan karbon dioksida. Karbon dioksida itu salah satu gas rumah kaca. Benar kan?" --~-- Dalam ilmu ekonomi, kita akan memahami konsep dasar ini, tentang bagaimana waktu dan usaha merupakan biaya. Dunia ini tidak ada yang gratis. Dunia ini adalah tempat dimana kita harus memilih dan mengorbankan pilihan, demi mencapai biaya peluang terkecil yang mampu kita relakan. Dunia ini tidak adil kepada semua orang, begitu pula pada [Name]. Semua rasa cintanya pada dunia luar angkasa adalah opportunity cost paling rendah yang mampu dibayarnya. Dunia adalah tempat untuk berlomba menjadi serasional mungkin. Tetapi setelah cahaya hijau itu menyelimuti dunia, dunia mengalami reset. Pria yang sama yang menumbuhkan rasa cintanya pada dunia luar angkasa itu kembali memberikan opportunity padanya. Sebuah opportunity untuk mencintai dunia luar angkasa dengan bebas, dan kali ini dengan penuh keyakinan. "Kau mendapat opportunity untuk mempelajari, menerapkan, dan mendalami sains semaumu. Opportunity untuk mencintai sains tanpa ragu." --~-- Start : January 2024 ©All the Dr stone's character in this fic belongs to Riichiro Inagaki & Boichi

More details
WpActionLinkContent Guidelines