Sebuah Pelukan Hangat || On Going

Sebuah Pelukan Hangat || On Going

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 14, 2022
"Terkadang Aku merasa pantas diabaikan sebab Aku juga tau, Aku tidak begitu sempurna untuk di perhatikan." Hai, perkenalkan Nama ku Karin. Aku adalah pelajar SMA, Kelas 12 di Sekolah High Scool Jakarta. Atau biasa di kenal dengan (HSJ). Usia ku berumur 18 tahun. Aku ingin menceritakan tentang kisah masalalu ku dengan Keluarga ku sendiri, waktu itu. Aku yang berumur masih menginjak 5 tahun, Papah dan Mamah ku bertengkar, sampai - sampai. Leher di samping kiri ku terkena goresan pisau yang tidak hilang sampai sekarang. Goresan itu terjadi karna Aku ingin Orang tua ku tidak Bertengkar lagi, namun semua itu ternyata tidak membantu Papah dan Mamah ku berhenti bertengkar. Justru Aku lah yang menjadi sasaran pertengkaran mereka, kejadian itu memang sudah beberapa tahun yang lalu, tetapi aku masih tetap teringat tentang kejadian apa yang membuat leher ku tergores dan membekas sampai sekarang. Hai, perkenalkan Nama ku Rian. Aku adalah pelajar SMA, Kelas 12 di Sekolah High Scool Jakarta. Atau biasa di kenal dengan (HSJ). Usia ku berumur 18 tahun. Aku adalah anak geng motor yang bernama Beatless, yang ber - anggotakan enam orang. Semasa Aku kecil, Aku pun mengidap ke trauma'an besar kepada Ayah ku sendiri, kejadian itu sehabis Ibu ku meninggal di Rumah Sakit. Aku yang masih berumur 12 tahun, melihat Ayah ku sedang bermesra'an dengan wanita lain di Kamar tidur nya, dan tepat pada Malam Ibu ku meninggal. di situ Aku sangat kecewa dengan ayah ku sendiri, bagaimana tidak kecewa? Ayah ku sendiri sedang bermesra'an dengan wanita lain di waktu Malam Ibu ku meninggal. Semenjak itu, Aku memutuskan pergi dari Rumah, karna sudah terlanjur sakit hati dengan perlakuan Ayah ku. Sampai sekarang, Aku hanya hidup sebatangkara, tanpa adanya Orang tua yang lengkap untuk mendampingi ku. Cast by : Pinterest Pict cover from : Pinterest ◤─────•~❉✿❉~•─────◥ ⚠️ FOLLOW AND VOTE, SEBELUM MEMBACA! ⚠️
All Rights Reserved
#8
pelukanhangat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • Diary Depresiku
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Paradise
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Dibalik Tawa
  • Kisah Yang Tak Berakhir
  • Cita Cinta Jenna
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines