Hujan Bulan Mei

Hujan Bulan Mei

  • WpView
    LECTURAS 26
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 29, 2022
Hujan yang sama, irama yang sama, tetesan yang sama, tempat yang sama, waktu yang sama, langit yang sama, dengan keadaan yang berbeda 180°. Pada tanggal itu, 2 murid SMP bertemu. Dan bercanda ria dibalik kesedihan nya masing-masing, tepat pukul 20.00. Pada tanggal dan pukul itu pula, 2 mahasiswa dan mahasiswi bertemu kembali. Dengan salah satu dari mereka yang bersimbah darah dan nyawa nya entah kemana. Janji yang mereka buat di bawah halte bus seperti hangus bak disambar petir malam itu. Angin yang berhembus seolah-olah membawa kenangan yang sudah lenyap beberapa tahun lalu. ----- "Bohong kamu. Kamu gak tepatin janji, Hazam. Aku gak suka sama orang pengingkar janji." - Agnaya Ryujina Viane. "Maaf. Aku pengen lebih lama lagi, tapi Tuhan gak ngasih izin, ya..." - Hazam Dwi Qifandra. - Saya tau cerita saya bagus. Tapi tolong jangan di plagiat. Start: 5 Mei 2022 Finish: Hanya Allah yang tau
Todos los derechos reservados
#553
kecelakaan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Lil Girl [COMPLETED]
  • Masa depan yang terulang
  • AKARA (Terbit)
  • AKSARA
  • Gara Narendra
  • Between us
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • OUR PROMISE

spin-off ROOMMATE 212 "Ada masanya, apa yang kita mulai akan berakhir. Entah itu pertemanan, cinta, atau pertemanan yang diam-diam menyimpan rasa." Aku pernah baca sepenggal kata itu. Dan benar, apa yang kita mulai, suatu hari akan berakhir. Apa yang tidak aku bayangkan, hari itu berakhir, beberapa waktu lalu rasioku hilang. Ekspektasi memercik hangat dan menyadarkan arti realita sesungguhnya. "Ify, tau gak apa persamaannya you're welcome sama terima kasih kembali?" "Sama sama sama sama sama sama." sebelum Davychi menebak, lelaki itu sudah menjawab tebakannya sendiri. Davychi memutar bola matanya bosan. "Keren, jokes bapak-bapaknya sudah tertanam bagus!" Saat itu juga, aku tak paham apa arti takdir sebenarnya. cover art by : ©® Pinterest

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido