MIRACLE

MIRACLE

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 2, 2022
Nestapa di tepian dermaga Ia begitu menikmati faktamorgana Menjelma sebuah raga Pahatan wajah seolah nyata di setiap dimensinya Hilir angin seolah berbisik "Itulah dia" Hati bergejolak untuk lari menghampiri sang kekasih. mendekap erat dalam pelukannya untuk meluapnya kerinduan yang tak tertahankan Dari ujung langit, terlihat semburan wana jingga bertebaran memberikan kesadaran kepadanya " Ali,kukira kau nyata" lirih Salwa. Bersama lenyapnya jingga, ia melakah pergi untuk kembali ke esok hari untuk menunggu sang kekasih. "Hi, Miracle" Dengan sinar jingga yang masih tersisa,penuh harap ada keajaiban segera menghampirinya. . .
All Rights Reserved
#419
keajaiban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miracle of Survival [END]
  • Kaviry
  • SWEET PAIN | JENO
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Luka Naren. ( SUDAH TERBIT )
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Destined for me 2
  • Raina Maramitha
  • Hampa(TAMAT)✔
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)

"Bahagia? Bahkan aku terlalu takut buat mikirin hari esok." Ucapannya lirih, tapi cukup menusuk di antara dinginnya malam. Matanya kosong, seolah raganya hadir di sana, tapi pikirannya tersesat entah ke mana. Sejak kecil, hidup tak pernah memberinya ruang untuk bernapas lega. Bahagia hanya terdengar indah di kepala orang lain, tapi tak pernah nyata dalam hidupnya. Terlalu banyak kehilangan, terlalu banyak luka, sampai ia kebal-bahkan pada harapan. Suara-suara yang tak bisa ia hentikan, bayangan-bayangan yang tak bisa ia usir; skizofrenia mengurungnya dalam dunia yang tak dipahami siapa pun, bahkan dirinya sendiri. Hari esok? Baginya, lebih menakutkan dari hari ini. Karena esok hanya menuntut satu hal: "Masih kuat, nggak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines