AKSARA LUKA

AKSARA LUKA

  • WpView
    Reads 329
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 29, 2022
Bumi yang semakin menua dengan kita para manusia yang terus berproses menjadi dewasa. Banyak luka yang terus hadir menggoda. Kalaupun kita menghindar sampai ke ujung dunia pun, kamu tidak akan bisa melakukannya. Jangan mengharap estetika disini. Cukup menjadi pembaca, syukur bisa memahami apa yang ada didalamnya. -Dari AksaraLuka, perihal hidup yang penuh dengan lara.
All Rights Reserved
#11
katasenja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WUNDE ( Selesai )
  • SEMESTAKU YANG HILANG
  • πŸ–€π™π™π™š π™π™§π™–π™£π™¨π™’π™žπ™œπ™§π™–π™¨π™ž π™Šπ™› π™π™šπ™žπ™£π™ π™–π™§π™£π™–π™¨π™žπŸ–€
  • Kisah Dari Langit
  • SEMESTA TAK AKAN MEMBENCI KITA YANG PERGI
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • HILANG [Segera Terbit]
  • Semestanya Vanila
  • Senja Terakhir Semestaβœ”οΈ

πŸ₯€Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.πŸ₯€ Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta. Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam. Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta. Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian? "Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya. Start : 11 maret 2021 - Natasya Salvia

More details
WpActionLinkContent Guidelines