Love or Pain?

Love or Pain?

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 2, 2022
Apakah mencintai seseorang yang tidak mencintai kita dikatakan dengan dosa besar? Iyakah seperti itu? Apakah pantas ia dibenci hanya karna perasaan sepihak ini? Bahkan oleh pria yang ia cintai! Pria yang dulunya sangat ia puja kini justru membenci dirinya hanya karna ia mencintai dia yang begitu sempurna. Sosok tampan yang tadinya dekat dengannya kini hilang dan tak lagi bisa ia gapai. Dirinya terlalu percaya diri akan kedekatan mereka, ia terlalu percaya diri mengganggap jika Jallen mendekati dirinya karna juga memiliki perasaan yang sama sepertinya. Hingga fakta sebenarnya terungkap, dan ia hanya bisa terkekeh getir meratapi kisah cintanya yang begitu menyedihkan. Kedekatan mereka tak lain hanya karna dia mencintai sosok Kakak tirinya yang juga sama sempurnanya seperti pria itu. Ia terlalu terlena akan kedekatan mereka, hingga tidak menyadari ketika mereka berbincang hampir seluruh pembahasan hanya menyangkut tentang kakak tirinya, sama sekali pria itu tidak pernah bertanya apapun mengenai dirinya. Seakan-akan memang ia tidak ada artinya sama sekali bagi pria itu. Dan tentu itulah faktanya! "Jangan pernah jatuh cinta, jika kamu tidak ingin terluka!" 'Praye Sky Wiyata'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  • FRIENDzone (Completed)
  • TAK BERSAMBUT
  • The Story of Love
  • The Blooming Lady [completed]
  • Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat )
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Far Away [Re-write]
  • BEAUTIFUL DISASTER

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines