ARUNARKAN

ARUNARKAN

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 27, 2022
Ini adalah kisah tentang gadis dengan paras yang sangat cantik,memiliki otak diatas rata rata,dan datang dari keluarga yang berada bernama Aruna Zhevanya Wistama dan tentang seorang lelaki tampan,pintar,dan memiliki harta yang mungkin tak akan habis bernama Arkan Rizki Dirgantara. Aruna adalah gadis yang memiliki masa lalu kelam yang membuatnya sangat merasa bersalah,karena itu pula kesehatan psikologis Aruna menurun dan harus mengunjungi psikiater setiap bulannya,sejak itu hidupnya harus diatur oleh obat obatan dari dokter. Aruna berasal dari Bandung dan pindah ke SMA Kamaniya Harapan Jakarta atas permintaan orangtuanya,yang mungkin orangtuanya kira bisa membantu penyembuhan mental Aruna. Walaupun Aruna sudah pindah kesekolah barunya,namun perasaan bersalah itu terus mengikuti Aruna kemanapun. Akankah ada seseorang yang membantu Aruna dalam menghadapi masalah tersebut? Dan ada apa dengan masa lalu Aruna yang sampai membuat Aruna menjadi seperti itu?
All Rights Reserved
#347
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Kamu, Aku, dan Asmaraloka Kita.
  • Aruna
  • Asphodel ✓
  • The Archer and The Hacker
  • Cahaya Rona Bianglala
  • Socialphobia [COMPLETE] -TERBIT
  • EVANESCENT (COMPLETED)

Aruna lahir di tengah keluarga yang penuh luka, di mana cinta terasa seperti kewajiban, dan rumah menjadi tempat paling sunyi untuk menangis. Dari ayah yang keras, diamnya ibu, bayang-bayang kakak sampai kehilangan yang tak sempat dimengerti... Aruna tumbuh dalam ketakutan, menyimpan trauma dalam diam, dan menyulam harapan lewat kata. Tapi hidup tak selamanya gelap. Dalam sunyi yang ia akrabi, perlahan tumbuh keberanian. Dari menulis puisi di kamar sempitnya, bertemu dengan seorang psikolog yang mendengar tanpa menghakimi, hingga akhirnya menemukan tempat baru untuk bernapas: tulisan. Ini bukan kisah tentang perempuan yang ingin diselamatkan, tapi tentang perempuan yang menyelamatkan dirinya sendiri. Karena luka tak harus hilang untuk bisa tumbuh. Kadang, luka justru menjadi akar dari kekuatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines