Memeluk Rindu

Memeluk Rindu

  • WpView
    Reads 2,112
  • WpVote
    Votes 825
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 1, 2023
Harap follow akun ini sebelum membaca!!! Dan ya jangan lupa vote, okeyy? *** Bulan meringis pelan saat lututnya mencium lantai. Beberapa buku yang tadi ia bawa juga sudah terjatuh di lantai. "Eh? Maaf, gue ngga sengaja." Ucapnya setelah menabrak Bulan. Ia benar-benar tidak ada niatan sedikit pun untuk menabrak Bulan. Ia terlalu fokus kepada ponselnya sehingga tak melihat ada orang di depannya. "Sini gue bantu." Ia mengulurkan tangannya. "Ngga usah, gue bisa berdiri sendiri." Mendengar jawaban itu membuat dirinya menggelengkan kepalanya lalu merendahkan tubuhnya untuk membantu membereskan buku-buku Bulan yang terjatuh. "Makasih." "Sekali lagi, gue minta maaf." Bulan hanya mengangguk lalu melanjutkan jalannya menuju kelasnya. Melihat Bulan yang perlahan menjauh, ia tersenyum tipis. "Menarik, cantik." Ucapnya seraya tersenyum tipis lalu setelahnya ia kembali menormalkan wajahnya dan melanjutkan jalannya. *** Beberapa menit mereka sama-sama terdiam, membuat Bulan mendengus kesal. "Lo jadi ngomong atau engga sih? Gue mau balik nih." "Gue sayang sama lo, Lan." Bulan menoleh, "maksud lo?" "Ngga mungkin lo ngga tau maksud gue." "Apa sih?! Yang jelas kalo ngomong!" "Gue bukan cowok romantis atau puitis, gue cuman bisa bilang kalo gue sayang sama lo." "Terus?" "Can i be your boyfriend?" Tanyanya seraya menatap kedua bola mata Bulan yang sangat indah. *** "Aku jahat, ya kalo setiap ketemu orang lain yang mirip kamu, aku selalu nganggepnya itu kamu."
All Rights Reserved
#242
anakremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WUNDE ( Selesai )
  • GARIS TAKDIR
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • BULAN (END)
  • Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT]
  • BULAN [Selesai]
  • BULAN [END]
  • AKSAFA (End)
  • Musuhku Sahabatku
  • BINTANG&BULAN

🥀Wunde dalam bahasa Jerman, berati Luka.🥀 Ini hanya secarik kisah tentang Alana Audreleya, seorang gadis yang tak pernah di berikan sedikitpun kekuatan untuk melawan kerasnya semesta. Dan suatu malam, dia di pertemukan dengan -Gevandra- lelaki yang selalu membuatnya merasa lebih hidup. Walau pada akhirnya, Gevandra pula yang memberikannya luka begitu mendalam. Karena dari segi manapun, mereka berbeda. Mereka memang berada di Amin yang sama, namun dengan Iman yang berbeda. Mereka kecewa, akan tetapi, mereka tidak bisa menyalahkan takdir. Karena mungkin itu memang yang terbaik menurut sang pencipta. Sampai akhirnya, satu persatu orang yang Alana sayangi, pergi meninggalkannya. Lalu, haruskah dirinya melawan kerasnya semesta sendiri? Atau justru pasrah untuk terus terhanyut dalam kesendirian? "Aku bersyukur dipertemukan denganmu, walau kau hanya singgah, bukannya menetap. Karena bagaimanapun, kita bagaikan Istiqlal dan Katedral. Saling berdampingan, tetapi tidak bisa bersatu." - Alana Audreleya. Start : 11 maret 2021 - Natasya Salvia

More details
WpActionLinkContent Guidelines