We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bismillah Ku Terima Suamimu

Bismillah Ku Terima Suamimu

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 11, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Demi memenuhi permintaan Sarah, sahabatnya yang divonis tak akan hidup lebih lama lagi, untuk menjadi istri sekaligus ibu kedua dari anaknya itu, Arini rela dituding menjadi seorang pelakor. Namun ia tak peduli. Karena baginya kebahagiaan sahabatnya lebih penting daripada kebahagiaan ataupun harga dirinya sendiri. Lantas, bagaimana ia bisa menjalani hidup dengan mengabdikan diri untuk keluarga yang sedari awal memang tak menerimanya? "Jika memang ini cara untuk membuatmu bahagia disana, aku ikhlas. Berjanjilah untuk tetap tersenyum, Sarah" -Arini Maheswari
All Rights Reserved
#17
ibupengganti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meraih Cinta Suamiku
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • Angel To Raya (END)
  • ALRIN
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • sincerity Of a Little girl
  • Kurelakan Suamiku Untukmu (TAMAT)
  • Dear My Kapten (2025)
  • Sea Heals Everything
  • Mahardika Raja {On Going}

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

More details
WpActionLinkContent Guidelines