Prime Suspect

Prime Suspect

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 8, 2022
"Dia tidak mungkin memasuki kamar apartemenku secara random. Siapa dia sebenarnya?" Rebecca Grayson merupakan seorang pelukis biasa yang bekerja di studio seni bernama Matt Art Company. Kehidupannya begitu tenang sampai semuanya berubah ketika seorang pria berlumuran darah memasuki kamar apartemennya. Rebecca yang tidak tau apa-apa terpaksa terlibat dalam perebutan lukisan bersejarah yang membuatnya harus memecahkan teka-teki dikepalanya.
All Rights Reserved
#68
company
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suspicion Wrapped in Elegance
  • NO ESCAPE ✓
  • Bound By His Desiderio
  • THE WOLF BURIED IN ROSE
  • Trapped As a Spy in Tragedy Novel [ SELESAI ]
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • The Comedian's Last Laugh
  • DYLAN JACKSON AND THE CURSE OF THE MALGOUD
  • Mission : Love and Blood

Di balik senyum seorang pengusaha muda yang nyaris sempurna, tersembunyi rahasia yang tak pernah terjamah. Kaelion Drake Virell - tampan, kaya raya, dan memiliki reputasi sebersih kristal. Terlalu sempurna, hingga membuatnya menjadi subjek penyelidikan paling sensitif yang pernah ditangani oleh agensi rahasia. Tugas itu jatuh ke tangan Ravenna Lysandre, agen intelijen elit yang dikenal tak pernah gagal. Dingin, cermat, dan tak mengenal ampun saat memburu kebenaran. Tapi kali ini, misi bukan sekadar soal pengungkapan... melainkan hidup dan mati dirinya sendiri. Saat semakin dalam ia menggali misteri sang CEO, satu per satu kepingan masa lalunya terungkap-dan semuanya mengarah pada satu nama: Kaelion. Apakah pria itu benar-benar bersih... atau hanya menyembunyikan neraka di balik wajah malaikat? Dan yang lebih mengerikan: Apa yang akan terjadi saat kebenaran itu justru menghancurkan hidup Ravenna sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines