Story cover for ANATHEMA by NafiArtmite
ANATHEMA
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 03, 2022
"Udah divonis hukuman mati bukannya tobat malah makin laknat." Ucap Atalla mengelus dada rata Mamat.









"Percaya sama omongan lo aja udah goblok, gimana percaya sama kutukan yang lo omongin. Goblok kuadrat."  Ujar Lita yang sering goblok-goblokin Nana.









"Punya temen kok gini amat. Awas aja, kalo lo berdua nangis di pemakaman gue nanti, gue bagian mampusin di alam kubur." Ucap Nana yang tersakiti.






















⚠️⚠️⚠️

Harsh words
All Rights Reserved
Sign up to add ANATHEMA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
NAKALA DAN TAWANYA cover
Partfect cover
My ice girl cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover
I KNOW YOU DON'T CARE cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover
ALDIR (SEGERA TERBIT)  cover
Transmigrasi si bar-bar  cover
the other side cover
Rarudet Squad (END) cover

NAKALA DAN TAWANYA

19 parts Complete

Apakah kau tahu bagaimana hujan turun tanpa adanya mendung? Itulah Nakala Samudra Alastair-mata menangis, bibir tertawa. "Aku ingin jadi lilin yang rela dibakar demi menerangi kehidupan orang lain." - Nakala Samudra Alastair. "Dan Lesha akan jadi apinya, biar bisa sama Kak Kala terus." - Aretha Kalesha Alastair. Si sulung rapuh yang dipaksa tangguh oleh keadaan. Si hiperaktif dengan tawa riangnya. Si anak broken home, yang kehilangan arah dalam kehidupannya... Ibunya dan ayahnya? Ah, lupakan. Namun, tanpa kalian tahu, di balik tawanya tersimpan beribu duka yang ia sembunyikan dari semua insan. "Aku memang tidak sempurna, tapi setidaknya tawaku berhasil menipu banyak orang." Katanya, "Biar aku saja yang merasakan laranya, kalian cukup nikmati kekonyolanku saja." Menurutnya, kehidupannya sama sekali tidak menarik-semuanya membosankan. "Gunakan tawamu untuk mengubah kehidupan, tetapi jangan biarkan kehidupan mengubah tawamu." Bisakah kau membayangkan hidup tanpa seorang ibu di sisimu? Ya, itulah kehidupan Nakala. Ibunya ada, tetapi entah di mana... Mau tahu kelanjutan kehidupan Nakala? Yuk, baca, gaess! 🥱