SORE TUGU PANCORAN

SORE TUGU PANCORAN

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 23, 2022
suara hujan yg deras disertai angin di siang hari Suasana kota yang sedang macet parah. Orang - orang pergi berkumpul ditempat teduh , Andai saja mereka bisa "membantu" satu sama lain. Waktu terus berjalan hingga adzan ashar berkumandang, para pekerja kantoran yang ingin pulang lebih awal di halangi hujan deras sedari siang. Hujan sudah tak begitu deras. Tiba - tiba datang seorang anak yg memakai baju biasa dan celana panjang lari menuju salah satu tempat berteduh dari orang - orang kantor."permisi mas , mbak bisa saya ikut berteduh disini?" Ucap anak itu dengan keadaan basah kuyup. "HEI!! SIAPA KAMU MASUK DI TEMPAT ORANG! INI TEMPAT BUAT KERJA BUKAN BUAT MULUNG PAHAM!!". Suara lantang dari salah satu satpam yg kebetulan jaga di tempat itu. Dengan ekspresi wajah yang panik , anak itu hanya bisa mengatakan satu - dua kata "M-mm-maaf pak saya hanya ingin ikut berteduh , saya kedinginan jadi tolong saya....ijinkan saya ikut berteduh" Capek dan takut yang dirasakan anak itu semakin meningkat. Para pekerja kantor berteriak "Pergi sana jangan ganggu kami!!" Tiba- tiba pikiran anak itu berubah seketika. "Kapan aku mengganggu mereka? Aku kan cuman datang untung berteduh??". Bingung serta menahan dingin , anak itu berjalan menjauh mencari tempat lain untuk berteduh. Kali ini dia berjalan.
All Rights Reserved
#5
sos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Five wishes! [SM Family]
  • SPOILEDBOY
  • My Intern Boy [Completed]
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Arkan&kiara
  • Detektif Palsu: Fail Romansa Si Antibetina
  • Gadis Cuaca
  • PERCAYA? [END]

Bercerita tentang hubungan persaudaraan yang terjalin begitu erat dan saling menyayangi meskipun masih sering terjadi pertengkaran dan perdebatan untuk hal kecil sekalipun. Kelima orang ini tentu memiliki perangai dan budi pekerti yang berbeda, terbukti Ayah dan Bunda sering mengatakan bahwa sifat dan sikap mereka sangat bertolak belakang meskipun ada satu yang sama. Tentang segala harapan dan cita-cita, mereka pekerja keras dan selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai impian yang mereka punya. Telebih ayah dan bunda selalu mengatakan bahwa siapa yang bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan ap[a yang ia inginkan, tak ada yang instans semua harus melalui prosesnya masing-masing. "Itu sudah pada bangun atau belum...? nak, bangun semuanya, udah di tungguin sama Ayah buat sarapan! Rendi itu tolong adeknya dibangunkan dulu ya"- Bunda Winata "ayah tunggu sepuluh menit lagi, kalau belum pada ngumpul uang jajan hari ini Ayah potong setengah" - Ayah Cahyadi "Adek susah banget di suruh bangun Bun, disiram halal nggak nih? kalau halal abang langsung gas" - Abang Rendi "Ayah bentar lagi yaa, tanggung banget mimpinya ini huhuhu ketemu Jaemin Nct lho aku" - Mbak Niki " Abang Rendi jail banget sih! Anduk aku dibuang" Adek Jinan "Nggak mau!!! ayah jangan potong duit aku" - Adek Rayyan "Masih dingin lho ayah, ntar adek pilek kek gimana? ayah mau dimarahi Bunda?" - Adek Dewa Itu hanya garis besar kehidupan mereka, sisanya masih banyak lagi drama yang mereka miliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines