Bhinneka ( Saka & Diandra )

Bhinneka ( Saka & Diandra )

  • WpView
    LECTURAS 11,058
  • WpVote
    Votos 1,034
  • WpPart
    Partes 29
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 21, 2026
Buku ke III Soldier Series The second story of the Garuda team warriors ( Kapten Rasaka Batara Wiratmadja ) "Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Aku tidak akan merebutmu dari Tuhanmu, itu janjiku. Karena bagi prajurit, janji itu sumpah pasti." - Kapten Saka. *** Antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang, kita tak akan melangkah ke arah yang sama. Kau menuju kiblat arahmu salat, berdoa dalam bangunan berkubah bulan bintang. Sementara aku berjalan sebaliknya, aku melangkah pada sebuah bangunan berlambang salib agung. Jum'at adalah harimu, Minggu adalah hariku. Aku menyembunyikan simbol agama yang melekat pada leherku di balik baju tiap kali bertemu, sementara simbol agamamu terlihat jelas lewat peci putih nan suci. Kamu mengangkat kedua tanganmu saat berdoa, aku mengatupkan seluruh jemariku ketika meminta. Kami berbeda, namun dia membuatku jatuh cinta. Dan aku tidak mengerti mengapa aku begitu nekat melawan restu semuanya. Mungkin karena... "Karenamu, aku menemukan Tuhanku." - Diandra
Todos los derechos reservados
#107
tnial
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Satu Detak Jantung Lagi
  • Mirage Enigma | On Going
  • (NOVEL) The Husky And His White Cat Shizun/Rou Bao Bu Chi Rou/Erha/2ha
  • Garis Takdir untuk Jihan
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]
  • ISTRI MAGANG [ONGOING]
  • Fathul Qarib (Lengkap)
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • Cinta dalam Doa [Terbit]

SPIN OFF || SENI MENATA HATI One more heartbeat, sepenggal kisah tentang kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, memaafkan, dan mencapai mimpi yang belum terwujudkan. Selagi napas itu masih berembus, detak itu masih berdebar, maka tidak ada jeda untuk berkawan dengan keputusasaan. Setiap denting jam yang berdetik dan setiap denyut jantung yang berdetak adalah bagian dari peruntungan takdir. Garis kehidupan yang penuh akan teka-teki dan keajaiban. Ibarat dua mata uang, berbeda tapi saling menyelaraskan. "Aku hanya perlu satu detik untuk mengembalikan satu detak jantung yang sempat hilang dari celah kosong hati yang kini terasa gamang." -Niskala Hamsya Alshameyzea- Published ; 01 Maret 2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido