Skizofrenia [ Asahi ]

Skizofrenia [ Asahi ]

  • WpView
    Reads 381
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 19, 2022
Kisah tentang seseorang yang mengidap penyakit Skizofrenia. Sebelum itu, pasti kalian bertanya-tanya 'apa itu skizofrenia?' Skizofrenia adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir, merasakan, dan berperilaku baik. Biasanya skizofrenia ditandai dengan pemikiran atau pengalaman yang nampak tidak berhubungan dengan kenyataan (halusinasi), ucapan atau perilaku yang tidak teratur, dan penurunan partisipasi dalam aktivitas sehari-hari. Skizofrenia mengalami gejala psikosis, yaitu kesulitan untuk membedakan antara kenyataan dengan pikiran pada diri sendiri. "Kamu terjebak didunia imajinasimu" "Gimana cara nya keluar dari sini?" "Cuma ada satu cara" "Apa itu?" "Kamu harus masuk kedalam ruangan yang ada didalam rumah sakit, pintu itu bercahaya. Setelah keluar dari sana, kamu harus pergi berobat" Ini hanya cerita fiksi, cerita yang dibuat hanya untuk bersenang-senang dan tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata. Bagi kalian yang tidak menyukai cerita ini, silahkan meninggalkan book ini. Dan buat kalian yang tidak bisa diajak bercanda juga silahkan meninggalkan book ini, barangkali ada beberapa kata yang dimasukin ke hati kalian. Yang humor nya recehan, sini sini ngumpul author kasih dollar TvT Tertarik? Yuk baca!!
All Rights Reserved
#11
skizofernia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miracle of Survival [END]
  • πŽππ’π„π’π’πˆπŽπ [ πš‚πš•πš˜πš  πš„πš™πšπšŠπšπšŽ ]
  • Meneroka Jiwa 2
  • SCHIZOPHRENIA [SKIZOFRENIA]
  • SECTION
  • 𝐒𝐑𝐨𝐫𝐭 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐏𝐬𝐲𝐜𝐑𝐨π₯𝐨𝐠𝐲
  • Misteri- US
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Haze And Shadows

"Bahagia? Bahkan aku terlalu takut buat mikirin hari esok." Ucapannya lirih, tapi cukup menusuk di antara dinginnya malam. Matanya kosong, seolah raganya hadir di sana, tapi pikirannya tersesat entah ke mana. Sejak kecil, hidup tak pernah memberinya ruang untuk bernapas lega. Bahagia hanya terdengar indah di kepala orang lain, tapi tak pernah nyata dalam hidupnya. Terlalu banyak kehilangan, terlalu banyak luka, sampai ia kebal-bahkan pada harapan. Suara-suara yang tak bisa ia hentikan, bayangan-bayangan yang tak bisa ia usir; skizofrenia mengurungnya dalam dunia yang tak dipahami siapa pun, bahkan dirinya sendiri. Hari esok? Baginya, lebih menakutkan dari hari ini. Karena esok hanya menuntut satu hal: "Masih kuat, nggak?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines