I'M STILL LOVE YOU

I'M STILL LOVE YOU

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 6, 2023
Nayesha terpaksa menerima perjodohan dengan crush juga teman sekelasnya semasa SMA dulu yaitu Farel Pradipta. Pertemuan tidak disengaja keduanya berakhir membuat mereka saling dijodohkan karena ternyata keluarga mereka saling mengenal dekat satu sama lain. Mereka berdua juga sepakat untuk menikah karena umur mereka yang sudah hampir menginjak kepala tiga membuat keduanya berpikir daripada dijodohkan dengan yang lain lebih baik menerima perjodohan ini, toh keduanya pun saling mengenal dan cukup akrab di kelas dulu. Akhirnya pernikahan mereka dilaksanakan secara mendadak dan yang paling parah tanpa adanya rasa cinta, membuat kekhawatiran diantara keduanya. Apakah rumah tangga mereka bertahan lama atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
#109
temanlama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Leave It To Allah
  • Married With Former
  • Jodoh Ditangan Oma (SELESAI)
  • The Last Love (END)
  • GARIZAH JAUZA (END)
  • Secangkir Teh | Selesai
  • Story of Andika & Alvira
  • istri kesayangan ceo muda
  • Perjodohan Berakhir Cinta
  • Setelah Kata Sah!

Tentang Nasywa yang mencintai Yusya-kakak sepupunya-sendiri selama hampir sepuluh tahun, Cinta yang berusaha keras ia sembunyikan rapat-rapat, sebuah cinta yang hanya diketahui oleh ia dan Allah. Cinta yang juga tidak memudar bahkan setelah Yusya menikah dan punya anak. Nasywa tidak tahu apa rencana Allah hingga menitipkan perasaan ini padanya, ia bahkan merasa sangat berdosa sudah mencintai suami orang. Namun, siapa di dunia ini yang bisa mengontrol perasaan sendiri? Meski begitu, Nasywa tahu batas. Ia memilih berikhtiar, memutuskan segala bentuk kontak dengan Yusya agar tak terjerumus dalam fitnah. Dengan hati yang remuk, ia menjauh bukan hanya dari Yusya, tetapi juga dari keluarganya sendiri. Ia pindah ke Yogyakarta, meninggalkan rumah, kenangan, dan lelaki yang diam-diam ia cintai, demi menjaga diri dan imannya. Namun tiga tahun berlalu, dan ketika takdir mempertemukan mereka kembali, Nasywa sadar bahwa perasaannya masih ada, utuh, tak berkurang sedikit pun. Ia tak mengerti mengapa hatinya tetap setia pada rasa yang tak pernah memiliki masa depan. Namun satu hal yang selalu ia yakini: Allah tidak pernah menitipkan perasaan tanpa alasan. Mungkin cinta ini bukan untuk dimiliki, melainkan untuk mengajarkannya tentang sabar, ikhlas, dan berserah. Tentang mencintai tanpa harus memiliki, dan percaya bahwa rencana Allah selalu jauh lebih indah daripada apa pun yang mampu ia bayangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines