"Ara itu kuat, Ara itu hebat. Buktinya? Sampai sekarang kamu masih hidup, Ra." Nada itu terdengar sendu, dan terdengar sangat menyakitkan.
***
"Aksa, jangan peluk aku! Kamu jadi ikutan basah loh! Aksa, lepasin!" Ara memberontak, namun pelukan itu justru semakin di pererat oleh Aksa.
"Terusin aja nangisnya, hari ini pasti berat, ya? Gak usah berpura-pura kuat begitu. Aku temani sampai kamu merasa lega dan enakan. Kamu nggak sendirian, Ra. Aku akan selalu ada buat kamu."
***
Setelah ibunya meninggal, hidup Ara seperti runtuh dalam sekejap. Ayahnya menikah lagi dan ia harus tinggal bersama dua saudara tiri yang nyaris tak bisa dipahami, hal itu lantas membuat hari-harinya semakin terasa suram.
Namun di tengah kegelapan itu, Aksara hadir, ia selalu ada, peduli, dan memberikan kasih sayang tanpa syarat.
Tapi, tidak semua luka bisa sembuh dengan segala perhatian itu. Ara harus berjuang melawan penyakit mental yang berhasil mengancam kehidupannya.
Di saat semuanya terasa begitu berat, bisakah Ara menemukan kekuatan untuk bertahan? Ataukah ia akan terjatuh lebih dalam menuju kegelapan dirinya sendiri?
Bagi Ara, Jovan adalah pemberi luka hati pertama untuk anak perempuannya. Ia meninggalkan keluarga nya demi seorang wanita yang menjadikan kekurangan Sarah Armeira menjadi kelebihannya. Jovan hanya melekat pada nama Ara, tetapi tidak di hatinya.
Setelah luka lama yang membaik, Ara mencoba untuk mempercayai pria. Tetapi pria itu kembali memberikan luka pada Ara, seperti Jovan. Bisakah Ara membuka hatinya kembali setelah 2 kali merasakan luka hati?
--
Hallo semua!
ini adalah cerita pertamaku, pengen tau bagaimana kelanjutan kisah Ara? ayo baca terus cerita nya🤗
dukung karya aku dengan cara vote ya teman teman❤
Start : 15 November 2020
End : 24 November 2021
Cover by pinterest
Semua gambar yang ada di dalam cerita di bawa dari pinterst dan instagram