Catatan Ramadhan 1443 H

Catatan Ramadhan 1443 H

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Fri, May 6, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Ramadhan, bulan suci yang selalu dinanti. Udah mau nyiapin apa nih buat ngisi bulan penuh keberkahan? Ramadhan jadi media untuk pelatihan keimanan, penambah kuantitas dan kualitas ibadah, serta media introspeksi diri. Ramadhan adalah waktu saat setiap umat muslim berlomba untuk dekat dan mengharap keridhaan Allah SWT. Di sini, aku buat semacam 'catatan perjalanan' di bulan Ramadhan tahun ini. Mengamati suatu topik yang terkait dan dekat dengan sekitar. Aku cari, seperti apa syariah memandang topik tersebut. Secara khusus, bagaimana pandangan amatir aku ini terhadap hal-hal tersebut. *** Bukan diary, bukan juga artikel publik. Catatan ini sekadar opini terhadap hal-hal tertentu; dari yang viral sampai yang sepele. Mari sama-sama melihat dari sisi yang berbeda---lebih tepatnya dari sudut pandang ku pribadi, diskusikan dan semoga ada hikmah yang dapat diambil. *** Dilarang keras menjiplak, mengambil sebagian atau seluruh isi dari karya ini tanpa seizin dari penulis.
All Rights Reserved
#139
ramadhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REMEMBER THAT �☑
  • Twelve Hearts Under One Roof
  • Ramadhan bersama Keluarga Ruwet (Ondah Family)[END]
  • Rumah Bersama : Pejuang Hijrah
  • Ramadhan Keluarga Pak Chanyeol | ✔
  • CINTA TULUS SI PETANI MISKIN
  • Ramadhan Bersama Kakek || End

Satu per satu, ia membuka setiap lembar kertas rapuh itu. Senyumnya kembali tercetak melihat setiap foto yang tersemat di antara lembarnya. Ia kesulitan membaca tulisan tangan yang tercetak disamping foto tersebut. Namun, tak dapat dipungkiri jika kenangan itu kembali melintas, bahkan aroma musim semi waktu itu seolah kembali. Merindukan semua hal sendirian, tanpa dia yang selalu menggenggam erat tangannya dan mengusap kedua pipinya dengan lembut. Menyematkan senyum yang paling disukainya hingga menyalurkan ketenangan lain dalam bathin. Alangkah indahnya waktu yang terlalu cepat berlalu. Menyisakan kenangan dan hadiah terindah. Rasanya masih tidak percaya jika semua hanya tinggal kenangan. Kisah yang singkat, tapi berbekas hingga saat ini. 'Remember That... hari dimana kita berjalan beriringan, saling mengisi kekosongan dan membuat kenangan. Aku seolah berada di waktu itu, melihat senyum indahmu setiap hari. Meski waktu telah lama berlalu, tapi aku selalu merindukanmu lagi... dan lagi... kau juga, 'kan?' 📖📖📖📖📖📖 Happy reading, guys!!! 📖📖📖📖📖📖📖

More details
WpActionLinkContent Guidelines