Eirene, katanya. [On Going]

Eirene, katanya. [On Going]

  • WpView
    Reads 892
  • WpVote
    Votes 445
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 29, 2022
WpInfo
Fanfic
Blackpink
"Akar 625 berapa, Ren?" "25" jawab Eirene tanpa minat, tapi benar. "Kalo 45+sin0°×tan45°-0 berapa?" "45" jawab Eirene, lagi. "Kalau jumlah sisi simetris bidang lingkaran?" Eirene menatap Ernar datar. Pertanyaan apa ini? Anak SD bahkan tau ini. Tapi bodohnya Eirene tetap menjawab. "Tak terhingga." Tepat sasaran, Ernar tersenyum menggoda. "Sama dong kaya rasa suka gue ke lo, kaya jumlah sisi simetris bidang lingkaran, tak terhingga." .... Dalam mitologi yunani, Eirene adalah dewi dan personifikasi kedamaian. Namun nyatanya, hidup Eirene tidak pernah damai. Begitu juga dengan hidup ke lima siswa jenius lainnya, mereka tidak pernah merasa damai. Update setiap hari minggu🍩
All Rights Reserved
#84
ambis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is Hindered By Time
  • APRIL
  • NARARYA || END✔️
  • Andira [End]
  • DAVARA
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • TWIN FLAME { ON Going! }
  • The Unwritten Equation | TERBIT
  • Terkunci Dalam Takdir

Dilorong sekolah yang suasananya sangat mencekam. Ditambah suara bising-bising angin. Menambah mistisnya sekolah saat itu. "Rin! Ini aku! Pliss jangan sembunyi! Aku mau bicara Rin"Pinta seseorang. Orang tersebut masuk kedalam kelas dan tiba-tiba 'DUMMM' Suara pintu ditutup keras. Pintu kelas tersebut tertutup sendirinya. Orang tersebut masih tenang. "Rin! Aku tau itu kamu! Aku tau kamu pasti mendengarkan aku. Walaupun aku ga bisa liat kamu. Tapi, pliss dengarin penjelasan aku" Orang tersebut berdiri didekat meja guru. Dia melihat seisi kelas dengan seksama. Saat dia menoleh kearah meja guru yang tepat disebelahnya,dia melihat kehadiran gadis yang ia cari. "Mau apa lo!!" "Pliss Rin balik ketubuh kamu. Kamu ga boleh melewati alam lain Rin! Aku tau kamu sakit hati. Aku tau kamu kecewa sama semua orang. Tapi, ga gini caranya Rin! Apa kamu ga mikir bagaimana mamamu udah lahirin kamu didunia. Dan kamu dengan egoisnya pergi dari dunia sebelum ajal kamu. Ingat! Kamu udah ngelangkahin Tuhan"Orang tersebut menjelaskannya dengan penuh kasih sayang. Air mata berhasil jatuh dari sudut mata Arine. Orang tersebut mau sekali mengahapus air mata itu, tapi tidak bisa. Dia sekarang berbeda dunia dengan Arine. Apalah dayanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines